TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Nov-2019 | Pukul : 05:52:30 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Sensus Penduduk, Masyarakat Diminta Mendata Secara Mandiri

Penulis Novyana Handayani - 07 November 2019
115
Kantor BPS Kepri Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG  - Berbeda dari sebelumnya, sensus penduduk pada 2020 mendatang akan dilakukan secara mandiri. Masyarakat diminta mendata diri sendiri, melalui website dan aplikasi yang disediakan Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus penduduk 2020 mendatang bakal dibagi dalam dua periode.
“Sensus dibagi dua. Yg pertama sensus online pada Februari dan Maret. Apabila ada hambatan sinyal, kemudian orang tidak bisa melakukan sensus online maka mereka akan kami datangi door to door untuk memastikan kepri tercatat di bulan Juli,” ujar Kepala BPS Provinsi Kepri, Ir. Zulkipli, M.Si, Senin (4/11).
Pada sensus penduduk 2020 mendatang, memang akan dilakukan ujicoba sensus secara mandiri. Ditargetkan sekitar 15 persen dari sekitar 1,9 juta masyarakat Kepri, akan melakukan sensus secara online. 
Sensus online nantinya dapat diakses melalui sensusbps.go.id, juga melalui aplikasi yang dapat diunduh di Playstore. Namun website dan aplikasi tersebut baru dapat diakses mulai 15 Februari 2020 mendatang. 
Untuk melakukan sensus penduduk secara mandiri, tidak sulit. Cukup dibekali dengan kartu keluarga (KK) saja. “Untuk mengisi secara mandiri perlu KK, karena pertama kali ditanya adalah NIK. Saat dimasukan NIK, maka akan keluar struktur data yang tercatat di Dukcapil,” jelas Zulkipli.
Nanti masyarakat akan diminta mengisi nama serta menyesuaikan apakah alamat tempat tinggal sesuai dengan di KTP atau tidak. Jika tidak, maka dapat diisi alamat sesuai dengan tempat tinggal. Juga akan diminta mengisi jenjang pendidikan, pekerjaan, serta tempat dan tanggal lahir.
“Pada dasarnya hanya meng-update data yang ada di Dukcapil,” tambah Zulkipli. Ia menekankan pentingnya sensus penduduk ini, karena akan dapat mendata jumlah dan sebaran penduduk hingga ke tingkat RT.
Nantinya data tersebut dapat digunakan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. “Apalagi wilayah kita yang tersebar ini, nanti kita akan tahu apakah di suatu wilayah butuh sekolah, pekerjaan, transportasi dan sebagainya,” sebut Zulkipli.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri