TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Nov-2019 | Pukul : 05:59:26 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Benang Merah Percepatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Penulis HUMAS MENPANRB - 08 November 2019
115
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan hasil evaluasi terhadap unit pelayanan publik di daerah dan instansi pusat. Foto Oleh : Istimewa

BATAM - Setiap tahun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan hasil evaluasi terhadap unit pelayanan publik di daerah dan instansi pusat. Salah satu tujuan evaluasi itu adalah untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan yang prima dan tidak terjebak dalam alur birokrasi yang panjang. Pemangkasan alur birokrasi itu pula menjadi salah satu prioritas utama Presiden Joko Widodo.

Dengan alur birokrasi yang mudah dalam pelayanan, masyarakat akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Harapan presiden, reformasi birokrasi harus dipercepat. Itu juga bisa mempercepat proses investasi dan mampu meningkatkan ekonomi,” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, dalam acara Penyerahan Hasil Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, di Batam, (07/11).

Menurut mantan Menteri Dalam Negeri ini, kepala daerah dan sekretaris daerah sebagai pembina dan penanggungjawab penyelenggaraan pelayanan publik di daerah, memiliki peran yang sangat penting sebagai motor penggerak terciptanya terobosan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Untuk itu, perlu secara intensif membangun komunikasi dan kolaborasi yang efektif dengan unit-unit pelayanan untuk mewujudkan pelayanan prima.

Menteri Tjahjo mengatakan, poin penting yang disampaikan presiden adalah bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat. “Bekerja cepat, keras, produktif. Jangan terjebak rutinitas, dan pekerjaan berorientasi hasil,” tegasnya.

Reformasi birokrasi itu tentu harus berdampak pada kualitas pelayanan publik yang dirasakan oleh masyarakat. Terutama pada unit yang bersentuhan langsung dengan publik, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Beberapa unit pelayanan tersebut dinilai sudah layak meraih predikat Pelayanan Prima dan Sangat Baik. Menteri Tjahjo berharap, penghargaan dari Kementerian PANRB untuk unit pelayanan tersebut bisa merangsang perbaikan layanan bagi pemerintah daerah lainnya.

Untuk mewujudkan pelayanan prima di seluruh unit layanan, tentu perlu dukungan infrastruktur dan kapasitas SDM yang memadai untuk dapat mengembangkan sistem pelayanan publik modern berbasis teknologi informasi. Meski begitu, laporan atau keluhan masyarakat juga harus menjadi dasar utama arah perbaikan pelayanan publik dan kebijakan pemerintah. “Kalau ada pengaduan dari masyarakat, harus dipercepat prosesnya,” tegas Menteri Tjahjo.

Pemerintah daerah dituntut harus siap dengan segala perubahan. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat, pemda harus menampilkan pelayanan publik yang menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi harus terus diciptakan demi memudahkan publik. “Pemda harus menonjol, punya inovasi untuk membumikan pelayanan publik serta memberikan investasi yang mudah,”pungkas Menteri Tjahjo. (don/HUMAS MENPANRB)

Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima pada Wilayah I:
1.    DPMPTSP Provinsi Jawa Barat
2.    DPMPTSP Provinsi Riau
3.    DPMPTSP Kota Bogor
4.    DPMPTSP Kota Pekanbaru
5.    Disdukcapil Kab. Padang Pariaman

Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik pada Wilayah I:
1.    Disdukcapil Kab. Bangka Tengah
2.    Disdukcapil Kab Bangka
3.    Disdukcapil Kota Banda Aceh
4.    Disdukcapil Kota Payakumbuh
5.    Disdukcapil Kota Bandung
6.    Disdukcapil Kota Sukabumi
7.    Disdukcapil Kota Bogor
8.    DPMPTSP Kab. Musi Banyuasin
9.    DPMPTSP Kab. Padang Pariaman
10.    DPMPTSP Kab. Siak
11.    DPMPTSP Kab. Garut
12.    DPMPTSP Kab. Karawang
13.    DPMPTSP Kota Banda Aceh
14.    DPMPTSP Kota Tebing Tinggi
15.    DPMPTSP Kota Payakumbuh
16.    DPMPTSP Kota Jambi
17.    DPMPTSP Kota Palembang
18.    DPMPTSP Kota Bandung
19.    DPMPTSP Kota Bekasi
20.    RSUD Kab. Bogor
21.    RSUD Kab. Tangerang
22.    RSUD Kab. Tasikmalaya
23.    RSUD Kab. Tanah Datar
24.    RSUD Kab. Aceh Barat
25.    RSUD Kab. Padang Pariaman
26.    RSUD Kab. Deli Serdang
27.    RSUD Kab. Karimun
28.    RSUD Kab. Musi Banyuasin
29.    RSUD Kab. Bangka
30.    RSUD Kab. Bogor
31.    RSUD Kota Batam
32.    RSUD Kota Bandung
33.    RSUD Kota Bogor
34.    RSUD Kota Cimahi
35.    RSUD Kota Padang Panjang
36.    RSUD Kota Tangerang
37.    RSUD Kab. Bekasi

Kepala Daerah Pembina Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik pada Wilayah I:
1. Wali Kota Bogor
2. Wali Kota Bandung

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri