TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 11-Jul-2020 | Pukul : 06:59:20 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

November, IHK Dua Kota Di Kepri Menguat 0,03 Persen

Penulis Asiik2 - 03 December 2019
159
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa perkembangan Indeks Harga Konsumen IHK Provinsi Kepri November 2019 mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Zulkipli dalam realease berita statistik, Selasa (3/12).

"Untuk dua kota di Provinsi Kepri yakni Batam dan Tanjungpinang pada November 2019 mengalami deflasi sebesar 0,03 persen," ungkap Zulkipli.

Yangmana, menurut Zulkipli deflasi terjadi karena penurunan Indeks Harga Konsumen dari 137,57 di bulan Oktober 2019 menjadi 137,53 di bulan November 2019.

"Sementara untuk Inflasi tahun kalender (Januari s.d November 2019) sebesar 0,75 persen. Dan Inflasi tahun ke tahun (November 2019 terhadap November 2018) sebesar 1,91 persen.,"tegas Zulkipli.

Menurut Zulkipli, dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,01 persen dan 0,17 persen.

"Dilihat dari kelompoknya, deflasi yang terjadi di bulan November ini disebabkan oleh turunnya indeks empat kelompok," ungkap Zulkipli.

Yangmana keempat kelompok tersebut adalah kelompok sandang turun sebesar 0,29 persen; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan turun sebesar 0,28 persen; kelompok bahan makanan turun sebesar 0,01 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar turun sebesar 0,004 persen. 

"Sebaliknya terdapat dua kelompok yang mengalami kenaikan indeks harga yaitu : kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,26 persen; dan kelompok kesehatan naik sebesar 0,18 persen," jelas Zulkipli.

Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks harga.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri