TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 22:35:09 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Karantina Pertanian Tanjungpinang Gelar Operasi Patuh Karantina

Penulis Asiik3 - 12 December 2019
101
Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan barang bawaan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Rabu (11/12/2019). Operasi menyasar kepada pencegahan masuknya hama penyakit, termasuk virus demam babi (ASF) yang kini mewabah di sejumlah negara di Asia. Foto Oleh : Asiik3

BINTAN - Karantina Pertanian Tanjungpinang menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Rabu (11/12/2019).

Kegiatan  menyasar kepada komoditas pertanian, baik hewan maupun tumbuhan yang dibawa jasa angkutan maupun perorangan yang masuk melalui Pelabuhan ASDP. 

Operasi melibatkan instansi terkait Bea Cukai, Balai Penyelenggara Transportasi Darat, Kepolisian, serta POM TNI AL dan TNI AD. 

Khalid, selaku Koordinator Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Karantina Pertanian Tanjungpinang menyampaikan, kegiatan dilaksanakan untuk memastikan keamananan komoditas hewan dan tumbuhan dari hama penyakit jelang Natal dan Tahun Baru. 

Operasi juga dimaksudkan untuk  meningkatkan kepatuhan masyarakat melaporkan media pembawa kepada petugas pintu masuk maupun di wilayah kerja Karantina Pertanian. 

"Kami menjaga agar hama maupun penyakit tidak terlalu lintas dari daerah lain yang terkontaminasi," ungkap Khalid. 

Salah satu fokusbya adalah terkait virus African Swine Fever (ASF), virus demam babi Afrika yang kini tengah mewabah di sejumlah negara Asia. 

"Sejauh ini memang belum terdeteksi di Indonesia, termasuk Bintan. Maka penting melakukan pencegahan agar tidak masuk dan menyebar di Bintan," ujar Khalid. 

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri