TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 26-Jan-2020 | Pukul : 16:24:33 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Isdianto Minta Pada Presiden Natuna Jadi Kawasan Khusus

Penulis Novyana Handayani - 08 January 2020
318
Isdianto, Plt Gubernur Kepri minta pada Presiden untuk menjadikan Natuna kawasan khusus. Foto Oleh : Novyana

TANJUNGPINANG- Hari ini, Rabu (8/1), Plt Gubernur Kepri, Isdianto dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Joko  Widodo di Natuna. Isdianto mengaku akan menyampaikan beberapa hal kepada Presiden, terkait keamanan laut di Natuna. Termasuk meminta Natuna menjadi kawasan khusus.

 

“Saya kira kita maunya Natuna itu menjadi perhatian khusus. Disamping lautnya cukup luas, nelayan kita masih tidak mampu melaut di laut luas. Dengan kondisi kapal mereka yang masih tradisional, mungkin diberikan kapal yang layak,” Isdianto mengaku akan menyampaikan hal itu pada Presiden, Selasa (7/1).

 

Isdianto berharap para nelayan Kepri di Natuna juga diberikan keamanan yang memadai, agar mereka merasa nyaman mencari ikan. Seperti diketahui nelayan Kepri sering mendapat intimidasi dari aparat dan nelayan asing. Saat ini malah masih terjadi ketegangan di Natuna, terkait hal ini.

 

Isdianto akan minta pada Presiden untuk menjadikan Natuna kawasan khusus. “Kalau bisa ada semacam legalisasi, membuat Natuna kawasan khusus. Sehingga jika ada kondisi seperti ini, TNI kita yang ada di perairan sana, bisa langsung action,” tambah Isdianto.

 

Dengan adanya TNI di Natuna saat ini, Isdianto mengaku merasa terbantu. Namun TNI belum dapat berbuat banyak, karena terkait rentang komando. “Kita terbantu dengan adanya TNI. Kalau kita mau, berikan kawasan khusus pertahanan, diberikan kewenangan untuk bertindak,” tambah Isdianto.

 

Isdianto meyakini masalah keamanan yang kini terjadi di perairan Natuna, murni karena kekayaan alam Natuna terutama ikan. Perairan Natuna terkenal kaya akan ikan. Disamping itu alat tangkap nelayan lokal yang masih tradisional, mengundang nelayan asing untuk ikut bersaing di perairan Natuna.

 

Isdianto berharap pemerintah pusat dapat memberikan bantuan alat tangkap dan kapal yang lebih memadai, bagi para nelayan lokal.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri