TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 23:57:59 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Isdianto Arahkan Setiap Kepala Daerah Se Kepri Awasi Perlintasan Internasiona

Penulis Asiik2 - 30 January 2020
168
Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto mengarahkan agar seluruh kepala daerah kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk dapat mengawasi ketat jalur perlintasan Internasional.

Hal ini dilakukan guna mengawasi dan mengantisipasi masuknya penyebaran virus Corona di Provinsi Kepri.

"Kita minta seluruh kepala daerah seluruh kabupaten kota se Provinsi Kepri untuk mengawasi benar-benar jalur perlintasan Internasional," tegas Isdianto di Tanjungpinang,Kamis (30/1).

Khususnya yang langsung berbatasan dengan negara tetangga khususnya Singapura dan Malaysia yang hingga saat ini sudah terdapat beberapa suspeck  pasien yang positif menderita virus Corona ini.

"Kita harapkan kasus virus Corona ini tidak menyebar di Provinsi Kepri khususnya melalui jalur perlintasan Internasional tersebut," tegas Isdianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehtan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana mengatakan bahwa hingga saat ini Provinsi Kepri masih terbebas dari virus Corona ini.

Namun begitu, di Kepri telah memiliki 11 kasus pasien yang terduga suspek Corona.

"Dari 11 pasien suspeck Corona tersebut, 10 telah dinyatakan negatif sedangkan satu orang lagi masih dalam tahap tes , yang mana 1 pasien tersebut memiliki tiga ciri-ciri yang mirip virus Corona yakni sesak nafas, demam dan batuk," ungkap Tjetjep.

Yang mana, satu pasien tersebut telah dinyatakan terkena pneumonia dan belum dinyatakan positif Corona 

"Namun, penanganannya yang dilakukan masih dengan sistem penanggulangan virus Corona," tegas Tjetjep.

Dipublish Oleh - diskominfo