TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 06-Apr-2020 | Pukul : 12:47:06 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Isdianto, Plt Gubernur Kepri Mengaku Sering Nyinyirin OPD

Penulis Novyana - 31 January 2020
125
Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Plt Gubernur Kepri, Isdianto mengaku sering ‘nyinyirin’ kepala OPD, saat rapat OPD setiap Senin pagi. Hal itu dilakukan agar proyek-proyek di Kepri selesai tepat waktu. Tidak kembali terulang ada proyek yang dilakukan perpanjangan seperti 2019 lalu.

“Saya sekarang sudah tujuh atau delapan bulan menjabat. Sifatnya hanya melanjutkan kebijakan lama. Tidak ada kebijakan baru yang saya buat pada 2019. Insha Allah 2019 itu 97 sampai 98 persen proyek selesai dilaksanakan,” ujar Plt Gubernur Kepri, Isdianto, Kamis (30/1).

Persentase keberhasilan tersebut tak lepas dari sikap nyinyir yang sering diterapkan Isdianto, saat rapat OPD setiap Senin pagi. Sikap nyinyir itu kembali ia terapkan pada 2020 ini. Itu ia lakukan, jangan sampai ada proyek yang tidak selesai dikerjakan.

“Saya akui memang setiap rapat saya selalu nyinyir. Jangan sampai pelelangan lambat, proyek tidak selesai. Di 2020 ini akan coba tidak ada pekerjaan yang tidak selesai, tambah waktu. Karena itu saya tekankan, Maret pelelangan sudah selesai. Kedepan akan kita perhatikan lebih serius,” tambah Isdianto.

Isdianto juga menekankan, Kepala OPD harus siap menjawab setiap ditanya oleh wartawan terkait progress pembangunan di Kepri. “Mulai hari ini, saya jamin. Siapapun wartawan yang bertanya masalah ini, harus dijawab oleh Kepala Biro Pembangunan,” sebut Isdianto.

Aries Fhariandi, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Kepri menyebut realisasi kinerja pembangunan Kepri pada 2019 lalu cukup baik. “Untuk pelaksanaan anggaran 2019 sebesar 97,32 persen. Sedangkan realisasi keuangan 94,72 persen,” sebut Aries.

Pada 2019 lalu ada 66 paket kegiatan strategis, yang menjadi indikator pendukung pada indicator utama kinerja Provinsi Kepri. Paket tersebut tersebar di 11 OPD. Selama 2019 lalu tercatat ada empat proyek yang belum selesai hingga akhir tahun anggaran.

“Proyek itu bukan tidak selesai. Tapi belum selesai, karena ditambah 50 hari kerja. Saat ini satu proyek sudah sepenuhnya selesai. Tinggal tiga kegiatan lagi,” tambah Aries.

Dipublish Oleh - diskominfo