TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 06-Apr-2020 | Pukul : 13:51:50 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Dinkes: 10 warga Wuhan tidak terinfeksi virus corona

Penulis asiik1 - 31 January 2020
113
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan 10 orang warga Wuhan yang sebelumnya dicurigai terinfeksi virus corona telah dipulangkan ke negaranya.

"Sudah diperiksa secara intensif, ternyata hanya demam biasa, bukan karena virus corona. Mereka sudah pulang ke negaranya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis.

Sementara seorang warga Batam, yang dicurigai terinfeksi virus corona masih menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Embung Fatimah, Batam. Pihak rumah sakit telah membawa sampel darah dari tubuh pasien tersebut ke laboraturium di Jakarta.

"Kemarin baru dirawat di ruang isolasi, tetapi masih dicurigai. Mudah-mudahan tidak apa-apa," katanya.

Tjetjep menyesalkan informasi terkait pasien tersebut terlalu maju di media sosial maupun sejumlah pemberitaan. Bahkan informasi yang menyebar dapat menimbulkan kekacauan karena menimbulkan rasa takut yang berlebihan.

Ia menyontohkan, anggota keluarga bisa diasingkan oleh keluarganya hanya karena mengalami batuk, sesak nafas dan demam tinggi. Padahal belum tentu anggota keluarga tersebut terinfeksi virus corona.

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa sampai sekarang belum ditemukan warga di Kepri yang terinfeksi virus corona di Kepri," ucapnya.

Ia mengatakan ciri-ciri orang yang terinfeksi virus corona hampir sama dengan asma, TBC dan gangguan pernafasan lainnya. Karena itu, warga diharapkan tidak panik menghadapi permasalahan ini.

Meski demikian, warga perlu mendukung upaya tenaga kesehatan mengantisipasi penularan virus itu yaitu segera bawa penderita yang mengalami sesak nafas, batuk dan demam tinggi ke rumah sakit.

"Percayakan kepada kami dan petugas dari berbagai instansi dalam menangani permasalahan. Jangan panik, tetapi tetap harus waspada," ucapnya. 

Dipublish Oleh - diskominfo