TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 00:27:30 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pemprov Bangun Posko, Sekda ke Natuna

Penulis zhdkds - 06 February 2020
87
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah memastikan Pemprov Kepri membangun posko terkait pemulanhan WNI dari Wuhan, China ke Tanah Air. Bahkan, Arif langsung ke Natuna untuk memastikan semua proses berjalan lancar.

“Kita sudah mengirim 80.000 masker dan sudah didistribusi. Akan ada tambahan saat ini dalam perjalanan 120.000 masker. Kita juga membantu 10 unit tensi meter digital dalam perjalanan akan sampai kamis ditempatkan di posko,” kata Arif di Graha Kepri, Batam, Rabu (5/2).

Arif bersama tim, Kamis (6/2) ini langsung bertolak ke Ranai, Natuna. Sebelumnya, Arif sudah dua kali memimpin rapat terkait kepulangan WNI dari Wuhan yang ditempatkan di Natuna untuk diobservasi selama 14 hari.

Rapat pertama dilaksanakan pada Ahad (2/2) lalu yang dihadiri Kepala Dinas Kesebatan Tjetjep Yudiana, Direktur RSUP, Kadis Kominfo Zulhendri, Kadis Pariwisata Buralimar dan Kepala  Badan Kesbang Linmas Lamidi. Sebelum ke Natuna, Arif juga rapat dengan sejumlah warga Natuna di Tanjungpinang, antara lain Arlis Gazali, H Yaali, Maskur Tilawahyu, Ibrahim Akib, Tawarich dan lainnya.

Arif memerintahkan agar posko dibuka 24 jam dan terus memberi layanan serta informasi terkait virus corona. Kehadirannya langsung ke Natuna juga untuk memastikan bahwa semua dalam keadaan baik.

“Semoga dengan koordinasi yang semakin lancar dan informasi yang semakin terbuka, kita semua paham bahwa penyebaran virus ini karena bersentuhan langsung dan dari jarak terjauhnya hingga lima meter,” kata Arif.

Arif berharap masyarakat Kepri memberi kesempatan dan kepercayaan Tim yang dibentuk pemerintah pusat untuk memberikan yang terbaik kepada warganya. Baik WNI yang dipulangkan dari Wuhan maupun masyarakat Kepri di Natuna.

Menurut Arif, dari pantauan dan informasi yang beredar, semuanya tampak berjalan lancar. Meski begitu, masyarakat diajaknya untuk tetap menjalankan pola hidup sehat.

Dipublish Oleh - diskominfo