TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 01:07:28 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

BPS catat pertumbuhan ekonomi Kepri lebih cepat

Penulis asiik1 - 06 February 2020
122
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri tahun 2019 membaik dibanding tahun sebelumnya. Salah satunya dipengaruhi peningkatan jasa konstruksi. Foto Oleh : Asiik3

Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tahun 2019 membaik dibanding tahun sebelumnya.

Tahun 2019, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,89 persen, tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun 2018 sebesar 4,58 persen.

Kepala BPS Kepri Zulkipli, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, 
pertumbuhan ekonomi akomulatif (c to c) tertinggi pada tahun 2019 dicapai oleh kategori informasi dan komunikasi sebesar 11,82 persen, diikuti oleh penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 9,70 persen, dan konstruksi sebesar 8,23 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2019 
secara "c to c", industri pengolahan memberikan andil pertumbuhan tertinggi sebesar 2,34 persen, diiikuti konstruksi sebesar 1,48 persen; dan perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan 
sepeda motor sebesar 0,51 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Kepri Triwulan IV tahun 2019 tumbuh sebesar 5,21 persen. Pertumbuhan pada triwulan ini didorong oleh pertumbuhan kategori konstruksi 
yang memberikan andil pertumbuhan sebesar 2,57 persen," kata Zulkipli.

Dari sisi pengeluaran, kata dia komponen pembentukan modal tetap bruto memberikan andil pertumbuhan ekonomi terbesar yakni 4,59 persen.

"Ekonomi Kepri triwulan IV tahun 2019 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 
3,35 persen. Dari sisi produksi, sebagian besar kategori lapangan usaha mengalami pertumbuhan," ujarnya.

Ia menjelaskan tiga kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar antara lain, kategori pertambangan dan penggalian 2,68 persen, kategori konstruksi 1,53 persen, dan kategori administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 0,17 persen. 

Dari sisi pengeluaran, yang mempunyai andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi pemerintah 
sebesar 4,01 persen.

"Dalam lingkup regional, PDRB Kepri Triwulan IV tahun 2019 memberikan kontribusi sebesar 7,95 persen terhadap 
PDRB Pulau Sumatra," katanya.

Dipublish Oleh - diskominfo