TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 21:39:31 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Ini langkah Preventif Sederhana Mencegah Inveksi Virus - Mulai Dari Cuci Tangan serta Menjaga Etika Bersin atau Batuk

Penulis Asiik2 - 07 February 2020
210
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG-DISKOMINFO- Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib akhirnya menggelar sosialisasi kesiapsiagaan dan kewaspadaan standar dalam menghadapi dan mencegah Inveksi Novel Virus Corona di Aula RSUD Raja Ahmad Thabib,Kamis (6/2).

Yangmana, dalam sosialisasi ini dijelaskan secara jelas berbagai langkah preventif dasar dan sederhana dalam mencegah dan menangani infeksi Virus.

Hal ini disampaikan Dr Dyah Marianingrum,SP.PA Ketua PPI RS Raja Ahmad Thabib dalam penyampaiannya. 

"Yang pertama dan yang paling penting dalam mengantisipasi pencegahan dan penanganan akan virus Corona adalah Cuci Tangan atau Hand Hygiene," ungkap Dr Dyah.

Dr.Dyah menegaskan bahwa cuci tangan atau hand Hygiene merupakan hal penting dan utama sesuai standar kesehatan dalam menanggulangi berbagai macam virus.

"Untuk cuci tangan pun, ada standar WHO yang telah menetapkan bahwa mencuci tangan yang baik dan benar," tegas Dr Dyah.

Menurut Dr Dyah, mencuci tangan atau Hand Hygiene adalah langkah preventif pertama yang harus dilakukan semua pihak tak hanya  masyarakat, pasien namun juga petugas kesehatan, perawat, Dokter hingga Petugas sekuriti di rumah sakit butuh pemahaman ini.

"Selain itu, sebelum mencuci tangan dengan bersih dilarang juga tangan yang tidak steril menyentuh mata ,hidung dan mulut karena hal tersebut rentan masuknya bakteri dan virus yang masuk ke tubuh manusia," tegas Dyah. 

Selain Mencuci tangan atau Hand Hygiene, etika batuk atau Hygiene Respirasi juga sangat penting diketahui masyarakat untuk dapat mencegah infeksi dan penularan virus.

"Untuk etika batuk ini ada beberapa langkah yang harus dipahami masyarakat, yang pertama saat bruk atau bersin tutup mulut menggunakan masker, tisu dan lengan," ujar Dr Dyah.

Setelah itupun lanjut, Dr Dyah setelah menggunakan masker, tisu bekas batuk dan bersin tersebut langsung di buang di tempat sampah indensius.

Selain cuci tangan atau hand Hygiene dan etika batuk atau Hygiene Respirasi terdapat beberapa upaya atau langkah lainnya menjaga kewaspadaan dalam mencegah dan mengendalikan infeksi Virus seperti menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), Dekontaminasi Perawatan Pasien, Pengendalian Lingkungan, Penatalaksanaan Limbah, Disinfeksi dan sterilisasi linen, Perlindungan Petugas Kesehatan, penempatan pasien, serta praktik penyuntikan yang aman.

Dipublish Oleh - diskominfo