TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 01-Apr-2020 | Pukul : 01:28:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kadin Kepri: Kebijakan Pembebasan Pajak dan Restoran Melapangkan Langukan Dunia Parkah Daerah Keluar dari Keterpuriwisata

Penulis Asiik3 - 26 February 2020
162
Salah satu loby hotel di Kawasan Pariwisata Lagoi, Bintan. Kadin Kepri menyebut kebijakan Pemerintah RI melalui Kementrian Keuangan membebaskan pajak hotel dan restoran di 33 kabupaten/kota yang bersinggungan dengan 10 destinasi wisata prioritas sebagai insentif, menjawab kebingunan daerah keluar dari keterpurukan dunia pariwisata akibat mewabahnya corona virus (Covid-19). Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau menyebut kebijakan Pemerintah RI membebaskan pungutan pajak hotel dan restoran untuk 33 kabupaten/kota yang bersinggungan dengan 10 destinasi wisata prioritas sebagai insentif.

Sapril Sembiring, selaku Komite Tetap Industri MICE, Pemasaran, Promosi dan  Perhotelan Kadin Kepri, di Tanjungpinang, Rabu (26/2/2020) mengatakan, keputusan dikeluarkan pemerintah lewat Menteri Keuangan itu memberi ruang bagi daerah membuat jalan keluar dari keterpurukan dunia pariwisata dampak dari wabah virus corona (Covid-19).

Menurutnya, kebijakan itu menjawab kebingungan pemerintah daerah menyusun rencana di tengah situasi dunia pariwisata yang kini cukup mengkhawatirkan.

Iven, maupun promosi yang dibuat oleh pemerintah melalui APBD di tahun 2020 ini dia katakan tidak bisa menjadikan Pemda leluasa bergerak.

"Kegiatan melalui APBD bersifat kaku. Nomenklaturnya tidak bisa diubah sehingga daerah kesulitan beradaptasi dengan situasi urgen seperti sekarang ini," papar Sapril.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Keuangan mengeluarkan kebijakan membebaskan pajak hotel dan restoran di 33 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Batam dan Bintan. 

Kadin disebut Sapril masih menunggu petunjuk teknis implementasi atas kebijakan tersebut. 

Dengan dana yang dikucurkan pemerintah pusat, lanjutnya, Kadin Kepri telah menyusun rencana. Bersama pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, Kadin akan menjalin kerjasama dengan air line, travel agen, serta resort, membuat iven serta promosi yang menyasar kepada pasar domestik.

"Kebijakan beberapa negara melarang dan mengurangi warganya untuk ke luar negeri menyulitkan bagi kita untuk mendatangkan wisatawan manca negara. Maka strateginya adalah menggandeng pasar domestik," paparnya.

Bentuk langkah pemulihan dia maksud diantaranya menggelar iven, promosi dan sosialisasi. Iven bisa berupa melaksanakan turnamen golf serta wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition / Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran). Kedua iven itu khsusnya digelar di Batam dan Bintan sebagai dua daerah penyumbang wisatawan terbesar di Kepri.

Kemudian Kadin bersama Pemerintah dengan menggandeng pengusaha hotel akan membuat promosi. Mulai promosi di tingkat Kementrian dan lembaga, termasuk menggandeng media nasional.

"Yang tak kalah pentingnya pemerintah daerah harus mesosialisasikan Kepri aman dan nyaman, serta meyakinkan Kepri bebas corona," pungkasnya.

Dipublish Oleh - diskominfo