TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 17-Jul-2019 | Pukul : 03:30:39 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Wagub Kepri Pertimbangkan Program RTLH Dilanjutkan

Penulis asiik1 - 11 April 2018
542
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto mempertimbangkan untuk melaksanakan kembali program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sejak 2016 tidak dianggarkan.

"Evaluasi terhadap program RTLH yang selama bertahun-tahun dilaksanakan di wilayah ini perlu dilakukan sebelum diambil langkah selanjutnya," katanya di Tanjungpinang, Selasa.

Menurut dia, program itu berjalan baik selama ini di Kepri, tetapi untuk mengetahui secara pastu harus melihat hasil evaluasi apakah layak dilaksanakan kembali atau tidak.

Wagub mengatakan jika program tersebut direkomendasikan dilaksanakan, maka pemerintah juga akan melaksanakannya sesuai kemampuan anggaran.

Program tersebut dilaksanakan selama HM Sani menjabat sebagai Gubernur Kepri. Sani, abang kandung dari Wagub menginginkan warga kurang mampu mendapat bantuan dari pemerintah.

"Program RTLH ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat layak sentuhan dari pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kepri, Sardison, mengatakan, program RTLH sejak tahun 2016 tidak dilaksanakan lagi. Salah satu pertimbangan pemerintah yakni program yang sama juga sudah dilaksanakan pemerintah pusat.

"Program itu dilaksanakan atau tidak tergantung gubernur. Pasti ada pertimbangan kenapa tidak dilaksanakan lagi, salah satunya agar tidak tumpang tindih dengan program pusat," katanya.

Menurut dia, warga kurang mampu membutuhkan bantuan perbaikan RTLH. Pemerintah Kepri melaksanakan program ini melalui kebijakan yang dikenal 2:1, dengan maksud jumlah rumah yang diperbaiki Pemprov Kepri dua kali lipat lebih banyak dibanding kabupaten dan kota.

"Ada ribuan rumah yang sudah diperbaiki pemerintah," katanya.(asiik1)

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri