TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 07-Aug-2020 | Pukul : 22:22:28 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Seorang Remaja Tanjungpinang Sembuh dari COVID-19 Setelah 19 Kali Swab

Penulis asiik1 - 15 July 2020
121
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Seorang remaja berusia 12 tahun, AN, di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah 19 kali tim medis mengambil swab dari tubuhnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Rahma, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, AN dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab ke-18 dan ke-19 dengan metode PCR di 
Laboraturium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

"Dua kali berturut-turut hasilnya negatif. Namun AN harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari, meski sudah dinyatakan sembuh," katanya.

Rahma yang juga Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang mengemukakan AN terkonfirmasi sebagai Pasien Nomor 25 sempat dirawat selama 75 hari di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP).

"Mulai dirawat 1 Mei 2020," ujarnya.

AN, yang tinggal di Kelurahan Batu Sembilan, Kecamatan Tanjungpinang Timur tertular COVID-19 setelah melakukan kontak erat dengan Pasien Nomor 13. 

Berdasarkan data Antara, Pasien Nomor 13 merupakan Syahrul (almarhum), mantan Wali Kota Tanjungpinang. AN merupakan teman dari Pasien Nomor 21, cucu dari Syahrul.

AN selama dalam perawatan tidak mengalami keluhan kesehatan sama sekali, dan dikatagorikan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Pengambilan swab dari tubuh AN dilakukan karena dirinya dekat dengan Pasien Nomor 13 serta Pasien Nomor 21, dan hasilnya positif mengidap COVID-19.

"Rentetan penularan membentuk klaster keluarga," ucapnya.

Dipublish Oleh - diskominfo