TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 07-Aug-2020 | Pukul : 21:41:09 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

KPU Kepri: Penelitian Data Pemilih Capai 50 Persen

Penulis asiik1 - 30 July 2020
130
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG- Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Kepulauan Riau (KPU Kepri) menyatakan pencocokan dan penelitian data pemilih pilkada yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) mencapai 50 persen.

Anggota KPU Kepri Priyo Handoko, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, potensi pemilih pada Pilkada Kepri 2019 sebanyak 1.391.845 orang.

"PPDP mulai bekerja 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020. Mereka melakukan pencocokan dan penelitian terhadap data calon pemilih yang bersumber dari data pemilih tetap pada Pemilu 2019 dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kemendagri," katanya.

Priyo merasa optimistis tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih dapat dilaksanakan secara maksimal. Sejauh ini, tidak ada permasalahan yang menghambat kinerja PPDP.

Sementara permasalahan teknis di lapangan, terutama di pulau-pulau dapat diatasi. Hal itu disebabkan PPDP merupakan warga setempat sehingga tidak sulit untuk melaksanakan tugasnya.

"Proses pencocokan dan penelitian data pemilih berjalan lancar. Kalau pun ada permasalahan, tidak sampai menghambat pelaksanaan tahapan itu," ujarnya.

Ia mengimbau seluruh PPDP untuk memakai alat pelindung diri seperti masker, pelindung wajah dan sarung tangan saat melaksanakan tugasnya. PPDP juga tidak perlu masuk ke rumah warga, melainkan cukup melihat kelengkapan administrasi kependudukan warga berupa KTP elektronik dan Kartu Keluarga di teras atau di depan pagar.

"Ini untuk melindungi diri dan orang lain agar tidak tertular COVID-19," ucapnya.

Dipublish Oleh - diskominfo