TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Sep-2020 | Pukul : 16:31:18 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

BPS Kepri : Juli , IHK Dua Kota Di Kepri Alami Deflasi

Penulis Asiik2 - 04 August 2020
123
Foto Oleh : Istimewa

TANJUNGPINANG- Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa perkembangan Indeks Harga Konsumen IHK dua kota di Provinsi Kepri mengalami deflasi sebesar 0,11 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo M.Stat. dalam realease berita statistik di Tanjungpinang,Senin (3/8).

"Deflasi ini terjadi karena penurunan Indeks Harga Konsumen dari 103,31 di bulan Juni 2020 menjadi 103,20 di bulan Juli 2020," ungkap Agus 

Tak hanya itu, Agus menambahkan bahwa  inflasi tahun kalender (Januari s.d Juli 2020) sebesar -0,25 persen.

"Sedangkan Inflasi tahun ke tahun (Juli 2020 terhadap Juli 2019) sebesar -0,33 persen," jelas Agus.

Agus Sudibyo menjelaskan, dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,17 persen, sedangkan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,32 persen.

Sementara itu, Agus mengatakan jika dilihat dari kelompoknya, deflasi yang terjadi di bulan Juni 2020 ini disebabkan oleh turunnya indeks kelompok transportasi turun sebesar 1,60 persen. 

"Sebaliknya terdapat 6 kelompok yang mengalami kenaikan yaitu: perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,91 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,40; kelompok kesehatan naik sebesar 0,12 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 0,05 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,02 persen; serta kelompok kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 0,01 persen," tegas Agus.

Sedangkan 4 kelompok lainnya, kata Agus tidak mengalami perubahan indeks harga.

Dipublish Oleh - diskominfo