TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Sep-2020 | Pukul : 15:59:58 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Hasil 270 Orang dalam Klaster Pemprov Kepri Negatif COVID-19

Penulis asiik1 - 07 August 2020
161
Pengambilan swab di Posko Layanan Swab RSUP Raja Ahmad Thabib, 1 Agustus 2020. Sebanyak 270 org diambil sampel swab pada hari itu yang masuk dalam klaster Pemprov Kepri dinyatakan negatif Covid-19. Foto Oleh : Asiik3

BATAM - Sebanyak 270 orang yang diambil sampel usap (swab) pada 1 Agustus 2020, yang masuk dalam Klaster Pemprov Kepulauan Riau, dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes usap (swab) dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam.

"Alhamdulillah, hasilnya negatif," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis. 

Ia menjelaskan jumlah pasien COVID-19 dalam Klaster Pemprov Kepri hingga hari mencapai 18 orang, sebanyak 16 orang di antaranya di Tanjungpinang, dan sisanya di Batam.

Berdasarkan hasil penelusuran, rata-rata pasien tertular COVID-19 bukan dari Gubernur Isdianto, melainkan protokol.

"Ada dua orang positif COVID-19 dalam klaster ini tinggal di Batam," ucapnya.

Ia tidak membantah ada beberapa pasien COVID-19 dalam satu keluarga.

"Kami berharap jumlah pasien dapat ditekan," tuturnya.

Tjetjep mengemukakan data hasil pemeriksaan swab yang dirilis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam belum mencapai 50 persen. Jumlah orang-orang yang kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto dan sejumlah staf protokol, yang sudah diambil swab sekitar seribu orang.

Ia menegaskan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam tidak dapat diintervensi oleh Pemprov Kepri agar segera mengeluarkan hasil pemeriksaan PCR. Namun Pemprov Kepri telah membantu lembaga di bawah Kemenkes itu untuk mempercepat hasil pemeriksaan.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab selanjutnya. Kami mohon bersabar," katanya.

Dipublish Oleh - diskominfo