TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Sep-2020 | Pukul : 15:44:32 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

230 Pasien COVID-19 di Kepri Masih Dirawat dan Diisolasi

Penulis asiik1 - 13 August 2020
218
Foto Oleh : Istimewa

TANJUNGPINANG - Sebanyak 230 dari 600 orang pasien COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau masih dirawat dan diisolasi.

"Ada sekitar 38 persen pasien yang masih dirawat, sementara 344 orang atau 57,4 persen sudah sembuh, dan pasien yang meninggal dunia 26 orang atau 4,3 persen," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Rabu.

Arif menjelaskan jumlah pasien COVID-19 hari ini bertambah 28 orang, yang tersebar di Batam tujuh orang, Tanjungpinang 20 orang, dan Bintan satu orang. Jumlah kasus aktif COVID-19 di Batam sebanyak 83 orang, sementara pasien yang sembuh mencapai 269 orang, dan yang sembuh 21 orang.

Sementara kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang juga 83 orang, sebanyak 34 orang pasien dinyatakan sembuh, dan tiga orang meninggal dunia.

Di Karimun jumlah kasus aktif COVID-19 mencapai tujuh orang, sedangkan pasien yang sudah sembuh enam orang.

"Kasus aktif COVID-19 di Bintan sebanyak 13 orang, pasien yang sembuh 11 orang, dan meninggal satu orang," ujarnya.

Arif mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Selain itu, masyarakat diharapkan juga menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan dengan gizi yang berimbang, dan rajin-rajin berolah raga.

"Gunakan masker saat beraktivitas, jaga jarak fisik minimal 2 meter dan rajin-rajin cuci tangan," ucapnya.

Dipublish Oleh - diskominfo