TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 30-Mar-2020 | Pukul : 07:47:56 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 05 July 2018
244
Foto Oleh : Asiik3
TANJUNGPINANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Tanjungpinang Riono, mengaku belum mengetahui teknis terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Meski demikian, Pemko dikatakannya telah melakukan persiapan sejak jauh hari. Dihubungi Kamis (5/7/2018), Riono menegaskan jika terkait pelaksanaan pelantikan Wako-Wawako terpilih dalam Pilwako Tanjungpinang 2018 telah diantisipasi sejak jauh hari. "Saya sudah mengantisipasi. Seluruh Kabag serta OPD terkait sudah saya kumpulkan terkait untuk persiapan pelantikan," ujar Riono. Persiapan dimaksud dia katakan mulai dari seragam yang akan digunakan Wako-Wawako terpilih pada saat pelantikan, hingga teknis kegiatannya. Mengacu surat dikeluarkan Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri No. 270/720/OTDA tertanggal 29 Januari 2018, pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang terpilih sedianya dilaksanakan pada 20 September 2018. Di dalam surat penegasan terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2018 ini disebutkan, daerah yang akhir masa jabatan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota mulai bulan Januari 2018 sampai dengan 20 September 2018, maka pelantikan dilaksanakan pada 20 September 2018. "Hanya saja sampai saat ini kami belum mengetahui bagaimana teknis pelantikannya," ungkap Riono. "Kalau sebelumnya kan ada paripurna istimewa (digelar DPRD setempat). Tapi sekarang kan tidak ada lagi. Maka kemungkinan oleh Gubernur. Nah, kalau dilantik Gubernur pun belum ada kepastian mengenai lokasi pelantikan. Apakah di daerah setempat, atau bisa juga di Gubernuran," papar Riono. Terkait adanya Pelaksana Tugas (Pj) Wali Kota, Riono juga meminta Bagian dan OPD terkait untuk mengatur hal tersebut. Mulai dari memori pelaksanaan tugas, LPPD, dan lain sebagainya. "Prinsipnya kami masih menunggu teknis dari Gubernur. Saya sudah minta OPD dan Bagian terkait untuk sounding ke Pemprov Kepri. Demikian soal tempatnya. Apakah di Kantor Wali Kota, atau di Aula Kantor Gubernur," tegas Riono. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri