TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Sep-2020 | Pukul : 14:22:51 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pasien Sembuh dari COVID-19 di Tanjungpinang Bertambah Tujuh Orang

Penulis asiik1 - 14 September 2020
2618
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang- Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien COVID-19 yang sembuh bertambah tujuh orang sehingga menjadi 171 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Minggu (14/09), mengatakan, pasien yang sembuh dari COVID-19 dalam dua hari ini mencapai 18 orang.

Sementara jumlah kasus aktif COVID-19 di ibu kota Kepri itu sebanyak 93 orang setelah bertambah tiga orang dalam dua hari terakhir.

"Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang hari sehari yang lalu bertambah satu orang, dan hari ini bertambah dua orang," katanya.

Rustam mengemukakan total jumlah pasien COVID-19 mencapai 271 orang, sebanyak 171 orang di antaranya sudah sembuh, dan tujuh orang meninggal dunia.

Sementara saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 32 orang, karantina terpadu tiga orang dan isolasi mandiri sebanyak 58 orang.

Total jumlah pasien memiliki gejala COVID-19 sebanyak 70 orang, sedangkan pasien yang tidak memiliki gejala mencapai 201 orang.

Dari hasil penelusuran tenaga kesehatan, total jumlah pasien yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 67 orang, sementara yang tertular karena kontak erat mencapai 189 orang.

"Pasien COVID-19 yang tertular, namun tidak memiliki riwayat perjalanan ke liar daerah dan tidak pernah kontak dengan pasien COVID-19 sebanyak 15 orang," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama. 

"Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," ucapnya.

Dipublish Oleh - diskominfo