TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Oct-2020 | Pukul : 04:04:38 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pasien Meninggal Akibat COVID-19 di Kepri Bertambah Empat Orang

Penulis asiik1 - 18 September 2020
4569
Foto Oleh : Istimewa

TANJUNGPINANG- Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah empat orang sehingga menjadi 52 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis (17/09), mengatakan, tiga dari empat pasien COVID-19 yang meninggal dunia itu merupakan warga Batam, sementara satu orang lainnya warga Kabupaten Karimun.

Pasien COVID-19 di Batam yang meninggal dunia mencapai 40 orang, sedangkan di Karimun baru kali ini pasien COVID-19 meninggal dunia. 

"Jumlah pasien COVID-19 di Kota Tanjungpinang yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang, Kabupaten Bintan tiga orang, dan Lingga satu orang," katanya, yang juga Plt Kadis Kesehatan Kepri.

Tjetjep mengemukakan jumlah pasien COVID-19 bertambah 32 orang sehingga menjadi 1550 orang. Pasien COVID-19 di Kepri tersebar di Karimun 38 orang, Batam 1036 orang, Tanjungpinang 274 orang, Bintan 96 orang dan Lingga satu orang.

Sementara jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak 524 orang, tersebar di Karimun enam orang, Batam 374 orang, Tanjungpinang 95 orang, dan Bintan 29 orang.

Jumlah pasien yang sembuh di Kepri bertambah 12 orang sehingga menjadi 973 orang. Mereka tersebar di Karimun 31 orang, Batam 622 orang, Tanjungpinang 172 orang, dan Bintan 64 orang.

"Kami mengimbau masyarakat untul menaati protokol kesehatan untuk memutus penularan COVID-19," katanya.

Dipublish Oleh - diskominfo