TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Oct-2020 | Pukul : 04:31:27 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Tanjungpinang Uji Coba Tatap Muka di Sekolah

Penulis asiik1 - 12 October 2020
4784
Pengecekan suhu tubuh oleh pelajar SMPN 11 Tanjungpinang, Senin (12/10/2020). Sebanyak 13 sekolah di Tanjungpinang pada hari ini mulai melakukan uji coba pertemuan tatap muka sejak Pandemi COVID-19 berlangsung di kota ini pada Februari 2020 lalu. Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau melakukan uji coba belajar melalui tatap muka di sekolah setelah sejak Maret 2020 melalui daring untuk mencegah penularan COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Atmadinata, di Tanjungpinang, Senin (12/10), mengatakan, sistem belajar tatap muka mulai dilaksanakan hari ini.

Namun tidak seluruh sekolah dibuka untuk aktivitas belajar tatap muka, melainkan hanya 10 SD dan tiga SMP.
Sekolah yang diberi akses untuk melaksanakan sistem belajar tatap muka hanya di kawasan pesisir di Tanjungpinang, yang potensi penularan COVID-19 lebih kecil.

Sekolah tersebut yakni SMPN 9, SMP N 11 dan SMPN 14, sedangkan untuk SD yakni Kecamatan Tanjungpinang Kota yakni SDN 004, SDN 005, SDN 006, SDN 007, SDN 008, SDN 009, SDN 010 dan SDN 012, serta di Kecamatan Bukit Bestari  SDN 008 dan SDN 010.

Keputusan untuk memulai belajar tatap muka itu berdasarkan kajian dan pertimbangan dari sejumlah dinas yang bertugas dalam menangani persoalan pendidikan dan COVID-19.

“Sekolah yang mulai tatap muka itu di kawasan pesisir saja terlebih dahulu. Kalau berhasil, dilanjutkan dengan sekolah lainnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Atmadinata.

Ia mengatakan tatap muka di sekolah juga tidak setiap hari, melainkan tiga kali dalam sepekan. Seluruh guru, staf sekolah dan para pelajar wajib menerapkan protokol kesehatan.

Ia berharap program tersebut berjalan lancar sehingga dapat dilanjutkan ke seluruh SD dan SMP. Sekolah-sekolah yang sudah memulai belajar tatap muka harus mampu mencegah penularan COVID-19.

"Kita tahu belajar tatap muka itu dibutuhkan. Interaksi di dalam kelas itu lebih efektif dibanding daring, namun keselamatan guru dan anak-anak lebih utama. Karena itu, kami berharap para orang tua juga senantiasa mengingatkan anak-anaknya mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Dipublish Oleh - diskominfo