TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 26-Nov-2020 | Pukul : 10:51:32 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pjs Gubernur Bakhtiar Upayakan Pemprov Kepri Milik Alat RT-PCR

Penulis asiik1 - 21 October 2020
4602
Foto Oleh : Humas

Tanjungpinang- Penjabat Sementara Gubernur Kepulauan Riau Bakhtiar Burhanudin mengupayakan pemerintah daerah memiliki alat Reverse Transcriptase - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk mempercepat proses pendeteksian pada tubuh seseorang yang dicurigai tertular COVID-19 atau tidak.

"RT-PCR di masa pandemi COVID-19 sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien medis. Dengan alat itu, hasil pemeriksaan akan diketahui 3-4 jam," kata Bakhtiar, di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (20/10).

Bakhtiar yang hanya menjabat sebagai Pjs Gubernur Kepri selama 71 hari merasa heran kenapa pemda tidak mengadakan alat itu, padahal dibutuhkan. Pemda memiliki anggaran yang memadai untuk pengadaan alat itu.

Selama ini, untuk mengetahui seseorang terkonfirmasi COVID-19 atau tidak membutuhkan waktu 3-7 hari. Waktu yang selama itu kurang efektif dalam penanganan orang-orang dicurigai terkonfirmasi COVID-19.

"Tentu ini menjadi perhatian kami bahwa ada kebutuhan yang tidak dapat ditunda untuk penanganan COVID-19," ujarnya.

Bakhtiar yang juga menjabat sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum mengatakan alat RT-PCR itu akan disiapkan di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri). Selain itu, BP FTZ Batam juga menyiapkan satu unit RT-PCT di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam.

Di Lagoi, Bintan pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata akan menyiapkan tiga alat RT-PCR. Alat ini semakin dibutuhkan ketika karn wisman terbuka di Lagoi.

"Tentu aktivitas pariwisata harus sejalan dengan penyiapkan seluruh fasilitas pariwisata berstandar baik dalam mencegah penularan COVID-19," tuturnya.

Dipublish Oleh - diskominfo