TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 26-Nov-2020 | Pukul : 10:34:57 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pasien sembuh dari COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 17 orang

Penulis asiik1 - 19 November 2020
3100
Foto Oleh : Istimewa

Tanjungpinang- Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 17 orang sehingga menjadi 567 orang.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma, di Tanjungpinang, Rabu (19/11), mengatakan, total jumlah pasien COVID-19 di daerah tersebut sebanyak 736 orang setelah hari ini bertambah tujuh orang.

Dari 736 orang tersebut, ia mengungkapkan sebanyak 135 orang   tertular COVID-19, namun tidak pernah ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19. Jumlah ini melampaui jumlah pasien yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 119 orang.

Sementara jumlah pasien yang tertular akibat kontak erat dengan pasien COVID-19 mencapai 434 orang.

"Total jumlah pasien sebanyah 736 orang setelah hari ini bertambah tujuh orang. Sebanyak 567 orang dinyatakan sudah sembuh, dan 18 orang meninggal dunia," katanya.

Rustam menjelaskan dari 736 pasien COVID-19, sebanyak 302 orang bergejala, sedangkan 434 orang tidak bergejala.

Sementara jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 151 orang. Saat ini 68 orang pasien dirawat di rumah sakit, 23 orang menjalani karantina terpadu dan 60 orang isolasi mandiri.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama. 

"Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," tuturnya.

Dipublish Oleh - diskominfo