TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 19-Jul-2019 | Pukul : 04:30:24 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pemkab Bintan Proyeksikan BUMDes Sebagai Kekuatan Ekonomi Desa

Penulis asiik1 - 11 April 2018
518
Bupati Kabupaten Bintan, Apri Sujadi (Ilustrasi) Foto Oleh : Muhammad Abduh

BINTAN - Pemerintah Kabulaten Bintan memproyeksikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai kekuatan ekonomi baru perdesaan.

Terkait proyeksi ini, Bupati Bintan Apri Sujadi belum lama ini menyatakan, jika 36 desa yang ada di Kabupaten Bintan harus memiliki BUMDes.

"Sebanyak 36 desa di Bintan tahun 2018 ini sudah harus punya BUMDes," ujar Apri.

Dia menjelaskan, setiap desa yang ada di Kabupaten Bintan didukung dana sebesar Rp 2,3 milyar yang dialokasikan dari dana desa APBN dan APBD Bintan.

Tahun 2018 ini, besaran dana yang dialokasikan untuk 36 desa di Bintan  sebesar Rp 83,978 milyar, terdiri dari menerima alokasi Dana Desa dari APBN sebesar Rp 30,903 milyar  bersumber dari APBN ditambah Rp 50,075 milyar anggaran dana desa yang dialokasikan dari APBD Bintan. 

"Dengan besaran anggaran dana tersebut, BUMDes harus punya peran,  khususnya terkait pengelolaan dan pemanfaatan potensi atas perputaran dana desa," jelas Apri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Bintan setidaknya sudah memiliki 32 BUMDes , hanya 4 desa lagi yang belum memiliki BUMDes. 

"Bila 36 desa memiliki BUMDes dengan manajemen yang profesional maka kami yakin ini akan menjadi daya ungkit perputaran ekonomi di desa," tegas Rony.

Pada gilirannya nanti, BUMDes ini dia harapkan mampu menyumbangkan Pendapatan Asli Desa . 

"Kalau desa sudah memiliki PADesa maka Kepala Desa bisa membuat program-program baru seperti bantuan beasiswa kepada anak-anak desa yang melanjutkan sekolah, tambahan insentif kepada RT dan RW di desa serta program lain. Sehingga kelak ditargetkan seluruh desa bisa mandiri dan mampu menghidupkan rumah tangganya sendiri," papar Ronny lagi.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri