TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Apr-2021 | Pukul : 05:56:26 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Peningkatan Suhu Panas di Kepri Dipengaruhi Posisi Matahari

Penulis Asiik3 - 02 March 2021
794
Warga Tanjungpinang menggunakan payung untuk menghindari terik matahari beberapa waktu lalu. Pengamatan BMKG Tanjungpinang, peningkatan suhu udara di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir salah satunya disebabkan posisi matahari yang mendekati garis equator (garis katulistiwa). Foto Oleh : Asiik3

Tanjungpinang - Peningkatan suhu udara di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir salah satunya disebabkan posisi matahari yang mendekati garis equator (garus katulistiwa).

"Sebagian besar wilayah Kepulauan Riau berada di jalur equator, sehingga penyinaran cahaya matahari ke wilayah ini lebih maksimum," terang Miranda Putri Permatasari, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi (BMKG) Tanjungpinang, Senin (1/3/2021).

Selain itu, lanjutnya, kondisi cuaca yang cerah juga menjadi faktor lain mengakibatkan peningkatan suhu udara. Kondisi langit Kepulauan Riau yang minim bentukan awan mengakibatkan cahaya matahari lebih maksimum.

Pengamatan BMKG Tanjungpinang, suhu udara rata-rata di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau pada hari ini mencapai 31,33 derajat celcius, lebih rendah jika dibanding pertengah Februari 2021 yang bahkan mencapai 33 derajat celcius. 

Menurut Miranda, kondisi dengan suhu cukup panas ini diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Maret 2021.

"Karena itu kami mengimbau warga mewaspadai terjadinya kebakaran lahan dan hutan karena didukung angin kencang dan suhu panas," ungkap Miranda. 

Dipublish Oleh - diskominfo