TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Apr-2021 | Pukul : 06:36:52 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

FKPT Kepri: Syair Gurindam 12 Cegah Radikalisme

Penulis asiik1 - 07 April 2021
908
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang- Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Provinsi Kepulauan Riau (FKPT Kepri) berpendapat syair Gurindam 12 dapat mencegah radikalisme dan terorisme jika diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua FKPT Kepri Fauzi, di Tanjungpinang, Selasa (06/03), mengatakan, syair Gurindam 12 gubahan Raja Ali Haji memiliki 12 pasal, yang mengandung nasehat dalam kehidupan sosial, dan juga menyelenggarakan pemerintahan.

Syair Gurindam 12 ini tidak hanya menarik perhatian publik di nusantara, melainkan juga masyarakat internasional, karena makna yang terkandung di dalamnya layak diimplementasikan sampai sekarang, terutama dalam mencegah sikap intoleran, radikalisme dan terorisme.

"Tentu Gurindam 12 ini diharapkan tidak hanya menjadi hiasan budaya dan sejarah warisan kerajayaan melayu, melainkan mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, sikap toleran, kontra terhadap sikap radikalisme dan terorisme," ujarnya, yang juga dosen di sejumlah kampus di Kepri.

Fauzi dan rekan-rekannya juga pernah melakukan kajian terhadap Gurindam 12, yang berhubungan dengan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme. Hasil kajian itu pun sudah menjadi ditulis dalam buku, yang dicetak Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdur Rahman.

Dalam buku itu, dijelaskan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam Gurindam 12. Fokus Fauzi dalam kajian tersebut terkait kesejahteraan masyarakat dan hukum. Tujuan pemerintahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan nilai-nilai hukum, yang terkandung dalam Gurindam 12 perlu diimplementasikan di tengah masyarakat. 

"Itu dua hal yang berbeda, namun saling berhubungan. Kami yakini ketika masyarakat sejahtera, dan produk hukum melahirkan keadilan, radikalisme dan terorisme dapat diatasi oleh masyarakat itu sendiri, yang tentunya didukung penuh oleh pemerintah," ucapnya.

Fauzi berharap nilai-nilai yang terkandung di dalam syair Gurindam 12 maupun kearifan lokal lainnya terus disosialisasikan secara massif, mulai dari kehidupan akademik tingkat bawah hingga atas sehingga melahirkan generasi muda yang kuat, cerdas, dan toleran.

"Saya berharap nilai-nilai Gurindam 12 ini terpancar dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkualitas, dan patriotik," katanya.

Dipublish Oleh - diskominfo