TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 14-May-2021 | Pukul : 11:52:56 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

April 2021, IHK Kepri Tunjukan Inflasi 0,09 Persen

Penulis Asiik2 - 04 May 2021
788
Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG- Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa perkembangan Indeks Harga Konsumen IHK dua kota di Provinsi Kepri pada April 2021 menunjukkan inflasi 0,09 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo di Tanjungpinang, Senin (3/5).

"Inflasi  terjadi  karena kenaikan  Indeks  Harga  Konsumen  dari 104,68  di  bulan  Maret  2021  menjadi 104,77  di  bulan  April 2021," ujar Agus.

Sementara untuk Inflasi tahun kalender (Januari s.d April 2021) sebesar 0,09 persen. "Inflasi  tahun  ke  tahun  (April  2021  terhadap April  2020)  sebesar 1,61  persen," jelas Agus.

Agus mengatakan,  dari  2  kota  IHK  di  Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, sedangkan Kota Tanjungpinang mengalami deflasi sebesar 0,36 persen.

"Jika dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di bulan April 2021 ini disebabkan oleh naiknya indeks tujuh kelompok," ungkap Agus

Seperti kelompok transportasi naik sebesar 0,68 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,47 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,26 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,16 persen; kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,12 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,07 persen; serta kelompok rekreasi,
olahraga, dan budaya naik sebesar 0,03 persen. 

"Sebaliknya dua kelompok mengalami penurunan yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau turun sebesar 0,24 persen; dan kelompok kesehatan turun sebesar 0,01 persen.," Tegas Agus kembali.

Dipublish Oleh - diskominfo