TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 17-Jun-2021 | Pukul : 09:18:48 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Gubernur Kepri Optimistis Ekonomi Triwulan IV Tumbuh hingga 7,0 Persen

Penulis asiik1 - 10 June 2021
2646
Ansar Ahmad, Gubernur Kepulauan Riau. Dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021), Gubernur Ansar optimistis di triwulan IV tahun 2021 Kepri akan tumbuh mencapai angka 3,5 hingga 7,0 persen. Foto Oleh : Asiik3

Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad optimistis di triwulan IV tahun 2021, perekonomian di daerah itu akan tumbuh mencapai angka 3,5 hingga 7,0 persen.

Ansar menyampaikan angka optimistis itu tentu didasari banyak hal, antara nilai Penanaman Modal Asing (PMA) di Kepri periode Januari-Maret 2021 sudah sebesar 347,8 juta Dolar Amerika.

"Sementara nilai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sampai pada angka Rp2,5 triliun," kata Ansar di Tanjungpinang, Rabu (9/6).

Kondisi ini, kata dia, juga didukung nilai ekspor Kepri yang mencapai 1.356,15 juta dolar Amerika. Angka ini meningkat 12,6 persen dari Februari.

"Hal ini didukung dengan rencana ekspor perdana alumina ke Malaysia mulai Juni 2021," ungkapnya.

Faktor lainnya, lanjut dia, belanja pemerintah yang meningkat dan konsumsi masyarakat terus naik juga mendukung optimisme ekonomi Kepri.

Apalagi berbagai program padat karya terus berjalan ditambah dengan beroperasinya kembali beberapa industri di Kabupaten Karimun dan Kota Batam.

"Kami juga tengah menggesa pembangunan proyek strategis menggunakan dana APBN guna menstimulus pertumbuhan ekonomi di Kepri," ungkapnya.

Ansar turut memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kepri pada awal pandemi COVID-19, sempat mengalami minus sebesar 6,66 persen.

Kemudian, pada akhir tahun 2020 ekonomi Kepri mengalami perbaikan sampai minus 3,8 persen.

"Untuk triwulan I tahun 2021 meskipun masih rendah, namun sudah mengalami perbaikan menjadi minus 1,19 persen," pungkasnya.

Dipublish Oleh - diskominfo