TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 05-Aug-2021 | Pukul : 00:40:57 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

341.547 Orang Di Kepri Sudah Divaksin

Penulis Asiik2 - 16 June 2021
1583
Pemberian vaksin COVID-19 di salah satu sentra vaksinasi yang ada di Kota Tanjungpinang. Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadilah di Tanjungpinang, Selasa (15/6/2021) menjelaskan, Sebanyak 341.547 orang di Provinsi Kepri akhirnya sudah divaksin., terdiri dari, 17.924 orang nakes,29.994 orang lansia dan 293.629 pelayan publik. Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG- Sebanyak 341.547 orang di Provinsi Kepri akhirnya sudah divaksin. 

Yang terdiri dari, 17.924 orang nakes, 29.994 orang lansia dan 293.629 pelayan publik

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah berdasarkan capaian vaksinasi Covid-19  tanggal 14 Juni 2021 di Tanjungpinang, Selasa (15/6).

"Saat ini target pelaksanaan vaksinasi Kepri mencapai sekitar 24,36 persen atau sekitar 341.547 orang" ujar Arif.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tertinggi, dikatakan Arif  kabupaten kota se Provinsi Kepri yang tertinggi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kota Tanjungpinang yang mencapai 35,57 persen.

Diposisi kedua, lanjut Arif didominasi oleh kabupaten Bintan dengan capaian vaksinasi Covid-19 mencapai 34,20 persen.

"Diikuti kota Batam yang mencapai 22,47 persen, kabupaten Kepulauan Anambas dengan capaian vaksinasi 21,84 persen," jelas Arif.

Dan kemudian lanjut Arif diikuti Kabupaten Natuna capaian vaksinasi Covid-19 mencapai 22,25  persen, Kabupaten Karimun capaian vaksinasi Covid-19 mencapai 21,19 persen.

"Sementara yang terendah, kabupaten Lingga yang capaian vaksinasi Covid-19 sebesar15,26 persen," ujar Arif.

Dipublish Oleh - diskominfo