TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 05:20:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Dua Anggota Bawaslu Kepri Dilantik

Penulis asiik1 - 25 July 2018
226
ilustrasi Foto Oleh : Asrido (Ilustrator)

TANJUNGPINANG - Indrawan Susilo Prabowoadi kembali menjabat sebagai Komisioner Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau setelah beberapa kali gagal mengikuti seleksi sebagai penyelenggara pemilu.

"Ini takdir Allah, yang harus saya laksanakan dengan penuh tanggung jawab," ucap Indrawan di Tanjungpinang, Selasa.

Selain Indrawan, Bawaslu RI juga menetapkan Said Abdullah Dahlawi sebagai calon terpilih Komisioner Bawaslu Kepri. Mereka akan dilantik Bawaslu RI pada Rabu (25/7).

Indrawan yang memiliki pengalaman sebagai Komisioner KPU Bintan dan Bawaslu Kepri sempat mengikuti seleksi sebagai Bawaslu Kepri tahun 2017 dan Komisioner KPU Kepri dan Komisioner KPU Kepri pada tahun 2018. Kemudian Bawaslu RI pada April 2018 melaksanakan penyeleksian melalui lima anggota tim seleksi yang ditetapkannya untuk menambah dua Komisioner Bawaslu Kepri berdasarkan UU Nomor 7/2017.

Berdasarkan hasil penyeleksian tersebut, Indrawan, Lendrawati, Mangihot dan Said Abdullah Dahlawi masuk empat besar. Keempat calon komisoner itu kemudian mengikuti uji kelayakan dan uji kepatutan yang diselenggarakan Bawaslu RI baru-baru ini.

Berdasarkan hasil seleksi terakhir tersebut, Indrawan dan Said ditetapkan sebagai Komisioner Bawaslu Kepri. Sementara Lendrawati, calon petahana, yang pernah menjadi rekan kerja Indrawan di Bawaslu Kepri periode 2013-2018, dan Mangihot, mantan Komisioner KPU Batam, gagal menjadi anggota Bawaslu Kepri.

"Saya akan kembali ke kantor bergabung dengan tiga komisioner yang lebih awal bertugas," tutur Indrawan.

Selama ini, ia mengaku mengikuti perkembangan kepemiluan, termasuk Pilkada Tanjungpinang 2018. Meski sudah tidak menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Kepri pada saat itu, ia sering diminta pendapat oleh anggota Panwaslu kabupaten dan kota.

"Bahkan sampai hari ini saya seperti seorang konsultan. Saya berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk memaksimalkan pengawasan agar pemilu terlaksana secara maksimal," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri