TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 05:39:51 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Polri-UMRAH Sepakat Tingkatkan Pendidikan

Penulis asiik1 - 31 July 2018
177
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG -  Kepolisian Republik Indonesia dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menoreh sejarah baru di bidang pendidikan di Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau.

Kedua lembaga sepakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan.

"Ya, saling mendukung untuk kepentingan bangsa," kata Asisten Sumber Daya Manusia Polri Irjend Arief Sulistyanto.

Kesepakatan itu dituangkan dalam bentuk  MoU, yang ditandatangani  Irjend Arief Sulistyanto dan Rektor UMRAH Prof Syafsir Akhlus di
Auditorium UMRAH, Senin.

"Ada kesamaan kebutuhan, kesamaan kepentingan antara pihak kampus dengan pihak kepolisian, yang akan berjalan dengan baik jika bersinergi. Kampus dan Polri ingin membangun dan menjaga peradaban yang baik, yanh dibutuhkan kedua institusi sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Arief, yang juga mantan Kapolres Tanjungpinang.

Arief mengatakan Polri terus-menerus meningkatkan SDM melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari peran pihak kampus, seperti UMRAH. Selain pengetahuan, Polri sampai sekarang fokus meningkatkan ketrampilan anggota, "attitude", terus berinovasi.

"Untuk menjadi polisi yang dapat bekerja secara profesional, maka harus berpegang pada empat hal itu. Itu hal mendasar, yang harus terpenuhi," tegasnya.

Kerja sama yang dapat dilaksanakan dengan UMRAH antara lain di bidang penelitian. Pihak kampus melakukan penelitian, sementara Polri menyediakan data.

"Kami juga memiliki kewajiban untuk mendorong peningkatan SDM di kampus. Para sarjana yang berkeinginan menjadi anggota polisi dan memenuhi persyaratan, tentu difasilitasi," katanya.

Sementara itu, Prof Akhlus mengatakan kampus yang dipimpinan bersama Polri akan membangun peradaban, sekaligus membuat instrumen untuk menjaganya.

"Jadi dimulai dari dasar. Tidak sebatas pendidikan. Nanti akan ada penelitian bersama, bagaimana kita memberi layanan yang terbaik kepada masyarakat. Jadi kami meneliti,polisi memberi data," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri