TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Sep-2019 | Pukul : 01:57:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 01 August 2018
242
Foto Oleh : Asiik3
Intensitas hujan, utamanya pada siang hari, diperkirakan meningkat hingga sepekan kedepan. Terkait ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengingatkan warga untuk mewaspadai kemunculan awan cumulonimbus. Awan Cumulonimbus adalah awan hitam yang menjulang tinggi, padat, menimbulkan badai petir dan cuaca dingin disertai hujan lokal. "Warga diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba akibat adanya awan cumulonimbus ini," ungkap Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Vivi Putrima Ardah, Selasa (31/7). BMKG mendeteksi potensi bentukan awan cumulonimbus akan muncul dalam rentang waktu hingga sepekan kedepan. Kondisi ini dikatakan Vivi menimbulkan peningkatan hembusan angin dan ketinggian gelombang. Catatan BMKG, kecepatan angin saat ini mencapai 30 km/jam dari arah Tenggara menuju Barat, dengan suhu berkisar antara 24-31°C. Sedangkan ketinggian gelombang dapat mencapai 2 - 2,5 meter di perairan Kepri. "Operator pelayaran diharapkan dapat waspada. Demikian pula nelayan. Di Tambelan, ombak bisa mencapai 1,5 meter," jelas Vivi. (*) Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri