TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-May-2019 | Pukul : 16:35:52 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pemprov Kepri Bentuk Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi

Penulis Asiik2 - 03 August 2018
229
Ilustrasi Foto Oleh : Asrido (Ilustrator)

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membentuk Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Provinsi Kepri di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri Dompak,Kamis (2/8).

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kepri HTS Arif Fadillah dan Ketua Tim Koordinator Supervisi KPK RI Aliansyah Malik Nasution  bersama Ketua Kadin Provinsi Kepri Ahmad Makruf Maulana turut hadir dalam pembentukan KAD Anti Korupsi Provinsi Kepri ini.

Dalam sambutannya Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyambut baik terbentuknya KAD Anti Korupsi Provinsi Kepri ini sebagai salah satu komitmen bersama antara pemerintah dan pelaku dunia usaha yang ada di Provinsi Kepri.

"Pencegahan terhadap korupsi ini disinergikan oleh semua pihak tak hanya Pemerintah namun juga pihak swasta sebagai bagian dari dunia usaha," ujar Gubernur.

Sehingga dengan begitu, Pemerintah Provinsi Kepri dapat terbebas dari segala macam bentuk tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahannya.

Ketua Kadin Kepri Ahmad Makruf Maulana mengatakan bahwa sebagai pihak swasta yang menaungi asosiasi pengusaha di Provinsi Kepri ini menyambut baik adanya pembentukan KAD Anti Korupsi Provinsi Kepri ini.

"Kita harapkan dengan adanya KAD Anti Korupsi Provinsi Kepri ini dapat meningkatkan komitmen bersama antara pemerintah dan pengusaha untuk dapat bersama-sama mencegah terjadinya korupsi di Provinsi Kepri," ujar Makruf.

Apalagi Kadin,lanjut Makruf sebagai wadah pembinaan terhadap asosiasi pengusaha di Provinsi Kepri. 

"Sehingga dengan ada komite ini diharapkan mendukung mencegah korupsi sinergi terkait dengan harus memiliki komitmen yang sama dalam memberantasnya korupsi.," Ungkap Makruf.

Sementara itu, Ketua Tim Koordinator Supervisi KPK RI Aliansyah Malik Nasution mengatakan bahwa Komite Advokasi Daerah KAD Anti Korupsi ini merupakan forum yang dibentuk KPK RI untuk menjadi wadah bagi pemerintah dan asosiasi pengusaha untuk bersama-sama mencegah korupsi khususnya suap di lingkungan badan usaha.

"Apalagi tindak pidana korupsi paling besar terjadi di lingkup swasta, sehingga KAD Anti-korupsi ini diharapkan dapat menjadi upaya untuk mensosialisasikan dan pembinaan terhadap tindak pidana korupsi kepada kalangan pengusaha di Kepri," ungkap Aliansyah Malik Nasution yang biasa dipanggil Choki ini.

Untuk itu,Choki menegaskan jangan sampai ada pihak swasta khususnya di dunia usaha yang terlibat kasus korupsi.

"Dan tak hanya pihak swasta,pihak pemerintahan juga diharapkan tidak terlibat hal yang sama,"ungkap Choki kembali.(Asikk2)

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri