TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 25-Jun-2019 | Pukul : 22:56:19 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Program Nusantara Sehat Berdampak Positif Bagi Kepri

Penulis asiik1 - 03 August 2018
147
Ilustrasi Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) menyatakan program Nusantara Sehat berdampak positif bagi masyarakat, terutama yang tinggal di pulau-pulau.

Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis, Nusantara Sehat menunjukkan komitmen pemerintah pusat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga di  pulau-pulau melalui penguatan kapasitas dan peran tenaga medis dalam melayani warga di daerah perbatasan.

"Melalui program ini, tenaga medis yang bertugas di pulau-pulau tidak lagi hanya menunggu pasien di rumah sakit dan puskesmas, melainkan mengunjungi warga," katanya.

Tjetjep mengemukakan tim medis menyosialisasikan gaya hidup sehat, memeriksa kondisi kesehatan warga dan mengintervensi warga agar mencegah dan mengobati penyakit dengan cara yang benar.

"Tenaga medis seperti perawat dan dokter itu merupakan profesi yang mulia. Mereka kini harus lebih dekat dengan warga pesisir, wajib melaksanakan program kesehatan yang dicanangkan pemerintah," katanya.

Tjetjep mengemukakan dokter keluarga, satu program yang mendekatkan tenaga medis dengan warga. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari keinginan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Program itu pula bagian dari strategi pemerintah untuk menyukseskan Nusantara Sehat. 

"Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat pesisir, pemerintah pusat dan daerah bersinergi, satu persatu persoalan dihadapi dan diatasi. Yang paling penting adalah mengintensifkan upaya preventif terutama terhadap penyakit yanf berbahaya," ucapnya.

Tjetjep mengatakan permasalahan yang dihadapi dalam melaksanakan program Nusantara Sehat bukan hanya pada kapasitas dan peran tenaga medis, melainkan juga infrastruktur dan peralatan medis. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyadari infrastruktur yang memadai dan ketersediaan peralatan medis perlu mendapat perharian serius.

Karena itu, lanjutnya sejak beberapa tahun lalu, perbaikan rumah sakit dan puskesmas terus dilakukan hingga sekarang.

"Jadi pemerintah keroyokan dalam menuntaskan permasalahan kesehatan," katanya.(Asikk1)

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri