Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 15-Oct-2018 | Pukul : 05:10:27 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

TUTUP
Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau

Pemprov Kepri Tingkatkan Infrastuktur Kesehatan di Pulau

Penulis asikk1 - 09 August 2018

Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten dan Kota hingga kini berupaya memperkuat infrastruktur dan pelayanan kesehatan di pulau-pulau.

Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Rabu (8/8), mengatakan, kebutuhan pelayanan kesehatan semakin hari, semakin meningkat sehingga pemerintah harus meningkatkan infrastruktur, peralatan hingga pelayanan kepada masyarakat, terutama yang tinggal di pulau-pulau.

"Rumah sakit dan puskesmas terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal di pulau-pulau, termasuk yang berbatasan dengan negara tetangga," ujarnya.

Ia mengungkapkan, awalnya, pemerataan pelayanan kesehatan sulit dilakukan lantaran masyarakat tinggal di pulau-pulau. Namun berbagai inovasi kesehatan dilakukan agar pelayanan kesehatan tetap dilakukan mulai dari upaya pencegahan hingga kontrol kesehatan dari rumah ke rumah.

"Peran dokter keluarga sangat besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat," katanya.

Tjetjep mengungkapkan sektoe kesehatan perlu mendapat perhatian serius pemerintah, karena ini bukan kebutuhan yang daoat ditunda-tunda. Namun Pemerintah Kepri tidak mungkin dapat membangun fasilitas kesehatan dalam waktu yang singkat lantaran keterbatasan anggaran.

Karena itu, kata dia sinergisitas antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota terus ditingkatkan dalam memecahkan persoalan kesehatan di provinsi kepulauan.

Selain menaruh perhatian khusus terhadap bangunan dan fasilitas kesehatan, lanjutnya pemerintah juga mulai meningkatkan peralatan medis. Harga peralatan medis tidak murah sehingga dibeli secara bertahap dengan menganut memperhatikan kebutuhan yang diprioritaskan.

"Alat-alat kesehatan itu sangat mahal karena itu secara bertahap diadakan. Peralatan yang paling dibutuhkan pasti diperjuangkan untuk disiapkan di rumah sakit atau puskesmas," katanya.

Tjetjep mengatakan kondisi rumah sakit dan puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Rumah sakit dan puskesmas terus-menerus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Bahkan pelayanan di puskesmas sekarang jauh lebih baik dibanding dahulu. Kami sudah jarang mendengar keluhan masyarakat," ucapnya.

Ia mengatakan seiringan dengan peningkatan fasilitas kesehatan, rumah sakit maupun puskesmas masih membutuhkan tenaga medis yang memiliki kemampuan khusus, dan bersedia mengabdi di pulau-pulau

©