TUTUP
Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 19-Dec-2018 | Pukul : 14:24:14 , Selamat Siang !!
×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

PT MBKI Bangun Pabrik Rokok Di Kawasan FTZ

Penulis asikk1 - 09 August 2018
222
Peletakan batu pertama pabrik rokok Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang - PT Megatama Batu Karang Indonesia (MBKI) akhirnya merealisasikan niatnya membangun pabrik rokok pertama di Dompak, Tanjungpinang. 

Investasi yang ditanamkan perusahaan itu di Dompak pertama kali terjadi sejak Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan wilayah Bintan terbentuk (Free Trade Zone/FTZ).

Pembangunan pabrik rokok ditandai peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun di kawasan bebas di Dompak, Tanjungpinang, Kamis (9/8).

Gubernur Kepri Nurdin Basirun mendukung investasi tersebut di Dompak. Ia juga minta perusahaan rokok membantu warga sekitar. Pihak perusahaan harus merekrut warga Tanjungpinang sebagai tenaga kerja.

"Kami bersedia melatih warga yang bekerja di perusahaan ini. Kalau ada permasalahan lain pun kami bersedia membantu," katanya.

Direktur Utama PT Megatama Batu Karang Indonesia, Sunadi mengatakan, investasi untuk pembangunan pabrik rokok ini senilai Rp250 miliar untuk tahap awal.

"Investasi akan ditingkatkan pada tahun kedua," katanya.

Sunadi mengungkapkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 250 orang. Jumlah tenaga kerja tentu dibutuhkan lebih banyak lagi jika perusahaan ini berkembang.

Tenaga kerja yang direkrut berasal dari warga tempatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan pabrik rokok ini," ucapnya.

Sunadi mengemukakan lahan yang digunakan untuk membangun pabrik rokok ini seluas 16 hektare. Lahan tersebut dibeli dari masyarakat.

"Target perusahaan, sebagian besar rokok yang diproduksi perusahaan ini akan diekspor  ke Malaysia," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri