Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Aug-2018 | Pukul : 18:01:42 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

TUTUP
Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau

Pemerintah Harapkan IPSI Ciptakan Atlet Silat Berprestasi dari Kepri

Penulis Cici - 09 August 2018

Pemerintah Provinsi Kepri mengharapkan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kepri dapat mencetak dan menciptakan atlet silat berprestasi membawa dan mengharumkan daerah dan Indonesia di kancah internasional. Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri mengharapkan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kepri dapat mencetak dan menciptakan atlet silat berprestasi membawa dan mengharumkan daerah dan Indonesia di kancah internasional.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus berkomitmen dalam memajukan prestasi atlet-atlet yang berlaga baik di ajang regional, nasional maupun internasional.

Koordinasi serta kerja sama pemerintah dengan organisasi kepemudaan dan olahraga tidak hanya dijalin ditingkat provinsi saja melainkan sampai ke tingkat kabupaten/kota.

"Koordinasi, kerja sama dan komitmen Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan dalam rangka turut menjaring bibit-bibit atlet berprestasi yang ada di daerah sehingga dapat membawa nama harum Provinsi Kepulauan Riau," kata Sekda Sekda saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus IPSI Kepri periode 2018-2022 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (9/8/2018).

Sekda menambahakan, pencak silat merupakan budaya asli Indonesia yang masih dipelihara dan dilestarikan hingga kini. Pencak silat telah lama menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Untuk itulah silat perlu dikembangkan mulai dari usia dini, sebagai ajang untuk mengenal budaya asli Indonesia secara luas," jelas Sekda.

Sekda mengucapkan selamat atas Pelantikan Pengurus IPSI Kepri yang baru. Dia berharap kepengurusan yang baru dapat memajukan organisasi ini serta membawa atlet-atlet Kepri berkiprah di berbagai pertandingan.

"Semoga saudara-saudara dapat menjalankan amanah ini dengan baik. Siapapun yang duduk dalam kepengurusan, diharapkan dapat memajukan IPSI Kepri menjadi lebih baik lagi," kata Sekda.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB IPSI, M Taufik dalam sambutannya mengatakan, tahun ini merupakan tahun pencapaian terbaik bagi pencak silat karena akan dipertandingkan pada ajang Asian Games.

"Ini merupakan perjuangan yang panjang dalam rangka mengenalkan silat yang merupakan budaya asli Indonesia. Mohon dukungannya agar silat juga go internasional dan bisa dipertandingkan di ajang yang lebih besar seperti Olimpiade," tuturnya.

Ketua IPSI Kepri terpilih periode 2018-2022, Huzrin Hood pada kesempatan itu, mengajak Pemerintah Daerah untuk berkomitmen dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia berupa silat dengan cara memasukan silat sebagai bagian dari ekstrakurikuler bagi peserta didik.

"Silat adalah budaya asli Indonesia yang harus dijaga dan diperkenalkan sejak dini. Jangan sampai kita kalah dengan negera tetangga Singapura yang sudah membudayakan silat dengan program silat go to school," kata Huzrin.

Pada kesempatan ini juga, Huzrin mengajak Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Pramuka serta organisasi lainnya di Kepulauan Riau agar bisa saling bekerjasama dengan IPSI Kepri dalam memerangi narkoba, HIV AIDS, kemiskinan, kebodohan, serta radikalisme.

"Melalui IPSI Kepri, mari kita bersama-sama menjaga anak-anak kita dari bahaya penggunaan obat terlarang dan lainnya. Ini merupakan tugas berat kita bersama demi generasi dan bangsa kita ke depan yang lebih maju dan sejahtera," ucapnya.(cici)

©