TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Sep-2019 | Pukul : 01:30:13 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 15 August 2018
172
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Bank Tabungan Negara (Persero) menemukan kendala dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah. Pimpinan cabang BTN Tanjungpinang, Pahala Purba saat menemui Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak di Kantor DPRD Kepri, Selasa, membahas persoalan yang dihadapi dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah. "Ada beberapa hambatan yang kerap dihadapi bank dan pengembang dalam menjalankan tersebut. Salah satunya, karena harga tanah di perkotaan yang sudah melambung tinggi," ucapnya. Ia menambahkan, kendala lainnya juga ditemukan karena perizinan dan penganggaran pembiayaan masih sulit. "Ini juga menjadi kendala yang tidak ringan karena perizinan di kabupaten kota bervariasi,” ujarnya. Untuk itu, ia meminta agar DPRD Kepri dapat menjembatani kendala-kendala ini agar dapat diatasi dengan segara. Saat ini, pemerintah juga memberikan kemudahan untuk akad kredit. Jika sebelumnya akad kredit diberikan kepada calon pembeli umur 21 tahun keatas, maka tahun ini akad dapat dilakukan untuk calon berumur 18 tahun. “Karena sekarang banyak anggota polri yang baru lulus SMU langsung ikatan dinas. Disitu kita coba untuk membidik segmen ini,” katanya. Pahala Purba terus berkomitmen untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Untuk mendukung program nasional tersebut, BTN berkomitmen memberikan pembiayaan bagi 750 ribu unit rumah di seluruh Indonesia termasuk di Kota Tanjungpinang. Jumaga Nadeak menyambut baik rencana BTN. Dengan program ini, kata dia pemerintah dapat mengurangi angka kebutuhan rumah setiap tahunnya. Sementara untuk kendala perijinan, dan lahan akan dicarikan solusi bersama-sama. "Nanti akan dijadwalkan pertemuan dengan Dinas Perumahan,” kata Jumaga. Dengan adanya solusi itu, pemerintah juga akan terbantu mengatasi kesulitan kekurangan kebutuhan perumahan bagi warga. Apalagi, saat ini Tanjungpinang sedang gencar-gencarnya bertumbuh. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri