TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 02-Apr-2020 | Pukul : 15:53:29 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 24 August 2018
249
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Pemprov Kepri masih menanti dana tunda salur dari pemerintah pusat. Hingga kini dana sebesar Rp 346 miliar tersebut belum masuk ke kas daerah. Diharapkan dana tersebut dapat diterima Kepri pada September mendatang. "Kita masih menunggu dana tunda salur sejumlah Rp 346 miliar dari Pemerintah Pusat. Makanya itu tidak kita masukkan kedalam defisit," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah di Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Kamis (23/8/2018). Hingga saat ini Pemprov Kepri tetap menganggarkan dana tunda salur tersebut pada APBD Perubahan 2018. Pasalnya jika dihilangkan, dikhawatirkan dana tersebut tidak dibayarkan oleh pemerintah pusat. "Kita harap dana itu keluar September. Kalau keluar, maka semuanya akan terpenuhi," ungkapnya. Dana tunda salur ini penting bagi Pemprov Kepri. Pasalnya tanpa dana tersebut, Pemprov Kepri terpaksa melakukan tunda bayar pada sejumlah kegiatan yang sudah berjalan. "Kalau tidak dikeluarkan (dana tunda salur), maka kita akan melakukan tunda bayar di 2019 mendatang. Nanti, pada 2019 semua tunda bayar akan dibayarkan. Jadi, ditahun berjalan nanti Pemprov tidak ada tanggungan tunda bayar lagi," papar Sekda. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri