Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 21-Jun-2018 | Pukul : 21:09:53 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

TUTUP
Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau

Bantu Pasokan Sembako, Berharap Dapat Impor

Penulis Humas - 16 April 2018

Foto Oleh : Humas

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, dirinya berharap pasokan sembako selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini mencukupi. Kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Gubernur berharap dukungan pusat agar tidak ada kelangkaan sembako di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Menteri agar ketersediaan sembako di seluruh wilayah Kepri aman. Tidak hanya tersedia, kita juga ingin harganya tidak melambung tinggi,” kata Nurdin usai bertemu dengan Menteri Perdagangan akhir pekan lalu di Batam.

Nurdin mengatakan dalam berbagai kesempatan kunjungan ke pulau-pulau, pasokan sembako selalu menjadi perhatiannya. Kadang dia berkunjung ke gudang sembako, ke toko-toko utama penjual sembako.

Pasokan daging, baik sapi, kambing, ayam dan ikan juga selalu dipantau Nurdin. Sambil ke pasar bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin juga bertanya pasokan daging hingga menjelang Lebaran.

Memang, aku Nurdin, beberapa pedagang mengaku pasokan sementara ini selalu aman. Mereka pun berharap pasokan tetap lancar seperti selama ini saat Ramadhan dan Syawal tiba.

“Kami harap tidak ada yang menimbun sembako agar harganya melambung tinggi. Sama-sama kita membantu meringankan beban masyarakat,” kata Nurdin.

Kepada Menteri, kata Nurdin, selain berharap dukungan pasokan, dirinya juga minta kebijakan khusus buat Kepri. Impor bahan pokok diharapkan langsung ke pelabuhan-pelabuhan di Kepri.

“Karena lebih dekat. Efektif dan efisien dan harganya bisa lebih murah,” kata Nurdin.

Nurdin menyebutkan, dia ingin memastikan ketersediaan itu di seluruh Kepri. Di Natuna, Anambas, Lingga, kata Nurdin pasokannya juga harus aman.

Karena itu, dalam berbagai kesempatan, temasuk saat rapat evaluasi tiap pekan, Nurdin minta OPD terkait untuk berkoordinasi. Koordinasi dengan seluruh daerah

Dalam kesempatan kunjungan ke Batam pekan lalu, Menteri Enggartiasto mengatakan mulai Senin (16/4) ini seluruh pedagang beras medium wajib menjual dengan harga HET. Kalau tak ada stok, kata Menteri, Buloh akan mensuplai.

“Kami akan menyiapkan. Mengenai gula kalau kurang pusat akan mendrop,” kata Enggartiasto

©