TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Jul-2019 | Pukul : 18:37:00 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Presiden Dijadwalkan Hadiri 2nd Indonesia Coconut Festival di Lingga

Penulis Tiwi - 30 August 2018
143
Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bakal hadir pada 2nd Indonesia Coconut Festival, yang akan digelar pada 12-15 September 2018 di Dabo Singkep, Lingga. Presiden melakukan peletakan batu pertama Monumen Kelapa.

“Insha allah bapak Presiden akan hadir. Kerja keras dari bapak bupati Lingga,” ujar Sekretaris Daerah Kepri, H.T.S Arif Fadillah saat memimpin rapat di Kantor Gubernur, Rabu (29/8). Presiden dijadwalkan akan hadir pada perayaan puncak peringatan Hari Kelapa Sedunia yang ke-49.

Presiden akan mendarat langsung di Bandara Dabo Singkep pada Rabu (12/9). Presiden akan disambut dengan penyematan gelar adat. Ia juga akan disuguhkan dengan fashion carnival berbahan limbah kelapa, kuliner berbahan kelapa, serta tarian kolosan bertema kelapa

“Pak Sekda bisa lihat dulu sebelum dilihat oleh presiden,” ujar Said Sudrajat, Kepala Bappeda Lingga. Dalam kesempatan tersebut presiden akan mengunjungi sejumlah tempat, termasuk pembangunan sentra IKM yang berasal dari APBN sebesar Rp 12 miliar.

“Kalau presiden tidak ada permintaan jadwal lain diluar yang sudah ditentukan, presiden akan berada di Lingga selama sekitar lima jam. Kemudian akan kembali lagi ke Jakarta,” tambah Said. Pada 2nd Indonesian Coconut Festival akan hadir 248 bupati yang tergabung dalam KOPEK (Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa).

Juga akan hadir Presiden Asian and Pacific Coconut Community (APCC) yang berasal dari Papua Nugini. “APCC ini sudah diakui oleh PBB sebagai organisasi yang mengurusi kelapa dari hulu hingga hilir,” ujar Alias Wello, Bupati Lingga.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri