TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 10-Apr-2020 | Pukul : 17:16:43 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Tiwi - 30 August 2018
260
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Kabupaten Lingga bakal membantu pemerintah mensukseskan swasembada gula. Lingga bakal membangun pabrik gula bit. Dengan menggandeng ahli yang telah 40 tahun bergelut pada pengolahan gula bit di German. “Kami akan membangun pabrik untuk memproduksi gula bit. Kerjasama swasta nasional dengan BUMD dan HKTI (Himpunan Keluarga Tani Indonesia). Umbi buah bit akan diolah menjadi gula,” ujar Alias Wello, Bupati Lingga pada Sekda Kepri, H.T.S Arif Fadillah, Rabu (29/8). Pemerintah pusat sejak beberapa tahun lalu memang sedang mengembangkan jenis gula non tebu. Umbi bit dianggap cocok selain kualitas dan rendemennya (perbandingan kuantitas minyak yang dihasilkan dari ekstraksi tanaman aromatic) lebih baik dari tebu, masa tanamnya juga lebih singkat. Bila tebu membutuhkan masa tanam 10-12 bulan, umbi bit hanya membutuhkan 5-7 bulan saja. Produksinya juga cukup menggiurkan, sekitar 80 ton per hektar lahan. Lingga sendiri menargetkan mampu memproduksi hingga 20 ton gula bit per hari. “Kami akan pakar dari German. Orang Indonesia yang sudah 40 tahun berpengalaman di pengolahan bit di German. Kami targetkan 20 ton per hari,” jelas Awe. Umbi bit akan ditanam di kawasan Agro Techno Park. Saat ini mesin pengolahan sedang dalam proses perakitan di Batam dan Surabaya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri