TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Sep-2019 | Pukul : 00:35:01 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 17 April 2018
421
Foto Oleh : Asiik3
TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan kepada semua pengusaha investor asing yang memiliki usaha wisata di pulau-pulau yang ada di Provinsi Kepri, untuk tidak seenaknya merubah dan mengganti nama pulau yang telah ada. Hal ini disampaikan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menanggapi ada pergantian nama satu pulau di kabupaten Bintan beberapa waktu lalu. "Tidak setuju, dan memang tidak ada izinnya, nama yang ada sudah bagus ya jangan diganti-ganti," ungkap Gubernur. Dikatakan Gubernur, keberadaan investor asing di Kepri Khususnya di bidang pengelolaan pariwisata di Kepri ini memang sangat didorong keberadaan nya. Namun , harus mengikuti aturannya yang ada. "Apalagi nama pulau di Kepri sudah terdaftar di pemerintah pusat, jadi tak bisa bikin nama sesuka hati dan merubah nya," ujar Gubernur. Untuk itu, lanjut Gubernur mengingatkan kepada setiap investor khususnya yang mengelola pariwisata di Kepri untuk mengikuti aturan yang ada. Salah satunya dengan menerima penamaan yang telah ada. "Sangat disayangkan sekali, jangan diubah-ubah , pulau-pulau tersebut penamaan nya suada ada ciri khas Melayu didalamnya," tegas Gubernur kembali. Untuk itu, lanjut Gubernur pihaknya akan terus mengingat kan setiap investorasing yang ingin menanamkan modalnya di Kepri juga harus dapat ikut melestarikan dan mempertahankan apa yang menjadi budaya yang telah ada. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri