TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 06-Apr-2020 | Pukul : 12:25:25 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 07 September 2018
227
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Ranperda tentang nota keuangan dan rancangan APBD Perubahan Provinsi Kepri tahun anggaran 2018, Kamis (6/9) dalam sidang paripurna di ruang rapat utama kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Mengawali laporannya, Isdianto mengatakan bahwa yang menjadi dasar diusulkannya RAPBDP 2018 adalah APBD murni 2018. Menurut Isdianto, dengan kondisi defisit yang dialami Pemprov Kepri saat ini, solusinya adalah dengan melakukan penyesuaian belanja anggaran yang ada. Namun Pemerintah meyakinkan jika anggaran yang disesuaikan adalah yang tidak berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur dasar serta yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Dikatakan Isdianto, bahwa berkaitan dengan hal ini Pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan proyek multi years, karena dinilai lebih banyak manfaatnya, seperti memberi nilai tambah dibidang ekonomi serta untuk meningkatkan infrastruktur. Hal ini juga untuk memperbaiki objek wisata baru. Sementara itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang memimpin jalannya sidang menyarankan agar para anggota DPRD lebih koorporatif dalam pembahasan RAPBD atau RAPBD-P dan menghindari pembahasan anggaran di Batam. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri