TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 02-Apr-2020 | Pukul : 16:32:37 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 07 September 2018
168
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
Tanjungpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang mengatakan hingga Agustus 2018 ini jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di beberapa kabupaten kota Se Provinsi Kepri mencapai 69 persen. Hal ini disampaikan Kepala Bidang SDM , Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang Agusrianto di Tanjungpinang, Kamis (6/9). "Sampai dengan Agustus 2018 ini, total peserta JKN-KIS cabang BPJS kesehatan kota Tanjungpinang mencapai 69 persen atau sebanyak 408.194 peserta," ujar Agus. Dikatakan Agus, jumlah ini berasal dari semua bagian kepesertaan BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang yang meliputi Tanjungpinang, Bintan, Anambas,Natuna dan kabupaten Lingga. "Baik itu untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP)," ungkap Agus. Agusrianto menjelaskan dari beberapa kabupaten kota wilayah kerja cakupan BPJS kesehatan Tanjungpinang terdiri dari Tanjungpinang sebanyak 173.914 peserta, kabupaten Bintan 107.265 peserta, kabupaten Lingga sebanyak 45.649 peserta, kabupaten Natuna sebanyak 34.876 peserta dan kabupaten Anambas sebanyak 46.490 peserta. "Dari lima cakupan kerja kami, kabupaten Anambas menjadi daerah cakupan tertinggi kepesertaan BPJS kesehatan yang mana telah lebih dari 95 persen masyarakat nya telah memiliki jaminan kesehatan," ungkap Agus. Sementara, tambah Agus untuk kabupaten Lingga dan Natuna menjadi daerah yang memiliki cakupan terendah untuk pencapaian kepesertaan BPJS kesehatan ini. "Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk mensosialisasikan dan mendorong masyarakat di Provinsi Kepri untuk memiliki jaminan kesehatan ini dengan menjadi peserta BPJS kesehatan," ungkap Agus. Sehingga lanjut Agus akan tercapai tujuan pemerintah yang mengharapkan agar capaian kepesertaan BPJS kesehatan ini dapat 100 persen pada tahun 2019 mendatang. Agus juga menambahkan untuk BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang hingga saat ini telah bekerja sama dengan 93 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),10 Rumah Sakit, 1 Klinik Utama Mata, 7 Apotek PRB, dan 6 Optik. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri