TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 23-Sep-2019 | Pukul : 07:45:30 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 10 September 2018
145
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Sebanyak 107 pelaku usaha Batik yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Batik Indonesia. Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi Bekraf RI, Sabartua Tampubolon pada BWP Panbil, Kamis (6/9), mengatakan Batam menjadi salah satu basis ekonomi kreatif dan menjadi salah satu fokus dari pemerintah pusat. Sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pebatik yang ada di Kepri dan diakui di dunia internasional. Saat ini hampir seluruh kota di Indonesia memiliki batik khas daerah. Untuk itu Bekraf bersama LSP Batik ingin membantu pelaku usaha atau mereka yang berprofesi sebagai pebatik untuk memiliki sertifikasi sehingga bisa menambah nilai jual dan diakui oleh dunia internasional. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Batam, Zarefriadi mengatakan pemberian sertifikasi ini dinilai sangat penting dalam pemasaran produk batik Batam di pasar lokal maupun internasional, dan memenuhi syarat persaingan di pasar global karena sertifikasi merupakan salah satu yang dipersyaratkan. Ada tiga jenis batik yang akan diberikan sertifikasi yaitu batik tulis atau canting, cap dan pola. Masing-masing pebatik ini akan dinilai ketepatan atau keterampilan dalam membatik, pengetahuan hingga sikap dalam membatik. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri