TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 15-Jun-2019 | Pukul : 04:29:42 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kenaikan Harga BBM di Tanjungpinang Hoaks

Penulis Asiik3 - 12 September 2018
127
SPBU Batu 10. Disperindag menampik pemberlakuan kenaikan harga BBM setelah melaksanakan inspeksi mendadak, Senin (10/9/2018). Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Dalam beberapa hari terakhir sempat beredar kabar mengenai adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dijual di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanjungpinang. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan jika hal itu adalah berita bohong (hoaks).

Penegasan ini setelah Disperindag Tanjungpinang melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah SPBU yang ada di Tanjungpinang, Senin (10/2018) siang.

"Berita yang beredar tentang kenaikan harga BBM beberapa hari terakhir adalah Hoaks," tegas Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Kota Tanjungpinang, Desi Afriyanti usai melaksanakan sidak.

Sidak dilaksanakan di SPBU PT Baintan Anugerah Bersama di Batu Hitam Jalan Soekarno Hatta, SPBU PT Energi Sejahtera di Jalan Ir Sutami Suka Berenang, dan SPBU PT Bumi Indarya Pratama di Batu 3.

Menurut Desi, isu kenaikan BBM di Tanjungpinang tersiar setelah sempat terjadi kekosongan bahan bakar di sejumlah SPBU.

Isu yang beredar harga Premium naik menjadi Rp9.500/liter, Pertalite Rp11.000/lite, Pertamax Rp14.000/liter, Bio Solar Rp8.250/liter.

"Tadi sudah dicek. Harganya masih normal," tegas Desi.
 
Harga Premium masih Rp6.450/liter, Pertalite Rp8.150/liter, Bip Solar Rp5.150/liter dan Pertamax Turbo Rp11.100/liter.

Dia membenarkan adanya kekosongan bahan bakar di sejumlah SPBU, Sabtu (8/9/2018). Hal ini dia sebut disebabkan 
keterlambatan pendistribusian BBM dari Depot Pertamina Kijang ke SPBU.

Selain memastikan harga BBM di SPBU, Disperidag Tanjungpinang disebut Desi juga telah mengkonfirmasi kepada pihak Pertamina. 

"Tidak ada kebijakan atau instruksi untuk menaikkan harga bahan bakar," ungkapnya lagi.

Dalam kesempatan ini , pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik terhadap isu-isu yang tidak jelas sumbernya. 

"Pemerintah dan Pertamina tetap mengawasi pendistribusian dan harga BBM di wilayah Kota Tanjungpinang," ungkapnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri