TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 21-Jul-2019 | Pukul : 18:11:47 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pemko Batam Adakan Lomba Pawai Ta’aruf

Penulis SN - 12 September 2018
125
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

BATAM - Peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah di Kota Batam, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana tahun ini, Pemko Batam mengadakan perlombaan pawai taaruf yang digelar di Dataran Engku Putri, Selasa (11/9). Ketua panitia Riama Manurung mengatakan, lomba pawai taaruf ini diikuti 975 orang yang terbagi dalam 37 kelompok, yaitu organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama, dan organisasi perempuan muslim.

Rutenya sendiri dimulai dari Dataran Engku Putri menuju Bundaran BP Batam, bergerak ke arah Kantor Pos sampai simpang Hotel Harmoni One. Selanjutnya belok kiri ke lampu merah My Mart dan belok kiri lagi ke arah simpang Masjid Agung. Pawai berakhir di Bundaran Asrama Haji Batam.

Untuk memikat para juri, setiap kelompok peserta memberikan penampilan terbaiknya seperti mengenakan pakaian yang senada, memakai yel-yel, hingga lantang bershalawat. Bahkan ada peserta yang rela menggotong miniatur ka’bah. Riama menambahkan, kriteria penilaian dilihat dari jumlah peserta, kerapian barisan, keserasian pakaian, serta tema dan yel-yel. Jumlah pesertanya pun tak boleh lebih dari 25 orang per kelompok. Riama juga memaparkan panitia telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai dengan nilai total Rp 36 juta.

Adapun tim juri terdiri dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Batam, Kementerian Agama Kota Batam, dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Pawai taaruf ini, lanjut Riama, merupakan serangkaian peringatan 1 Muharram 1440 Hijriah yang dimulai dari Kemilau Muharram di Dataran Madani, dengan penceramah Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, beberapa pekan lalu. Dilanjutkan dengan doa akhir tahun dan doa awal tahun yang digelar di Masjid Agung Batam pada 10 September, serta disejalankan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menuturkan kegiatan peringatan Tahun Baru Islam tak hanya diadakan di tingkat kota, tapi juga meriah hingga tingkat Kecamatan. Menurut Amsakar, momentum ini dapat dijadikan sebagai masa merajut kebersamaan dan silaturahmi.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri