TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 15-Jun-2019 | Pukul : 04:02:06 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Tim Expedisi APPSI Kunjungi Kepri

Penulis SN - 17 September 2018
99
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

BATAM - Gubernur H Nurdin Basirun  bersama beberapa jajarannya menerima kunjungan Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur  dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang berjumlah tujuh orang, di  Gedung  Graha Kepri Batam , Jumat (14/9). Seperti diketahui, tim ini akan berkeliling Indonesia selama lima bulan untuk bertugas mengekspos inovasi dan kebijakan unggulan dari setiap provinsi serta produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah. Dan Kepri merupakan Provinsi ke-4 yang disinggahi Tim ekspedisi setelah memulai perjalanan dari Aceh.

Nurdin Basirun mengapresiasi kedatangan mereka dengan mengekspos seluruh keunggulan tujuh  Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri, termasuk berbagai keinginan untuk memajukan Kepri. “Saya sangat senang tim ekspedisi ini sudah sampai di Kepri. Mohon digali dan diekspose seluruh keunggulan Kepri ini. Sampaikan ke dunia luar bahwa Kepri ini istimewa dengan berbagai kelebihannya. Biar masyarakat tahu dan pemerintah pusat juga mendukung penuh dengan regulasinya,” kata Gubernur yang juga menjabat sebagai Korwil APPSI Sumatera ini. Tidak itu saja, Gubernur juga meminta Tim Ekspedisi mengekpose khusus Kabupaten Bintan, Anambas, dan Natuna, dengan potensi Sumber Daya Alam dan Pariwisata yang mempesona.

Gubernur menambahkan, sebagai Korwil APPSI Sumatera, saat ini sedang memperjuangkan Undang-Undang mengenai Provinsi Kepulauan. Beberapa keinginan dalam Undang-Undang itu, adanya regulasi dan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang berbeda untuk provinsi kepulauan.

Dipaparkan Tim ekspedisi, bahwa mereka juga berkolaborasi dengan Bukalapak, agar produk-produk UKM Kepri bisa dijual di Bukalapak. Menurut Community Manager Pasar online Bukalapak Leyana Riesca Ariesta, saat ini Bukalapak sudah mengadopsi penjualan tradisional sebanyak 4 juta org pelapak. Ada  50 juta pengguna dengan 13 juta pengunjung per hari atau 400 juta pengunjung perbulan. “Target kami dalam ekspedisi ini adalah para pengusaha UKM bisa berjualan secara online dibantu oleh Bukalapak yang memiliki jumlah pengunjung jutaan tiap.bulannya. UKM tradisional bisa go digital,” ujarnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bappeda Kepri Naharuddin, Asisten II Syamsul Kepri, Sekretaris Dinas UKM Koperasi Kepri Faturrahman, Kabid Industri Disperindag Asniah dan beberapa jajaran lainnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri